top of page

Kerendahan Hati Kristus yang Menyambut Orang

Aug 12
2 min read

Meneladani Kerendahan Hati Kristus - Hari 6

Markus 10:13–16 (NIV)


“Lalu Ia memeluk anak-anak itu dan sambil meletakkan tangan-Nya atas mereka Ia memberkati mereka.”


Masa Yesus di bumi singkat. Ada banyak perkara yang harus dilakukan. Tempat-tempat yang harus dikunjungi dan orang-orang yang harus ditemui. Tentu strategi yang baik adalah memaksimumkan masa-Nya dengan orang-orang penting pada zamannya - para penggerak dan tokoh masyarakat. Seperti kata pepatah, “Jaringan anda menentukan nilai diri anda.” Tetapi Kristus sama sekali tidak konvensional. Ia melakukan hal yang tak terduga: Dia memastikan untuk berhenti dan meluangkan masa bersama kanak-kanak.


Murid-murid cuba menyuruh anak-anak itu pergi dari sana, tetapi Yesus menegur mereka. Dalam tindakan yang pasti mengejutkan semua orang, Ia menyambut anak-anak itu, memberkati mereka, dan bahkan berkata, “Kerajaan Tuhan adalah milik orang-orang seperti ini.”


Orang-orang seperti ini? Kanak-kanak nakal yang berkeliaran ini? Ya. Sementara orang lain memandang kanak-kanak sebagai tidak penting, Kristus memandang mereka sebagai warga Kerajaan-Nya yang kekal dan luar biasa. Setiap daripada mereka adalah anak Tuhan yang berharga di mata-Nya. Anak-anak kecil harus disayangi dan dirangkul, bukan diabaikan.


Hal ini menimbulkan pertanyaan: Bagaimana kita melayani anak-anak kecil, yang tersesat, dan yang dipandang hina di antara kita? Mereka yang dianggap tidak penting oleh masyarakat? Adakah kita telah mengabaikan mereka? Adakah kita meluangkan masa untuk mereka atau adakah kita terlalu sibuk dengan rasa penting diri kita sendiri? Raja kita yang Agung, dalam kerendahan hati-Nya, menundukkan Diri-Nya dan menyambut mereka ke dalam pelukan-Nya yang terbuka. Semoga kita melakukan hal yang sama.


Doa

Berdoalah agar, ketika kita mengejar fikiran Kristus, pintu kebijaksanaan akan membuka pentingnya mencari perkenan dan hubungan sejati dengan Tuhan. Kerendahan hati yang kita pelajari daripada kanak-kanak mencerminkan realiti nilai diri kita.


Gereja

Berdoalah agar kita belajar daripada kanak-kanak tentang kerendahan hati, terutama ketika pengampunan sering dipraktikkan. Walau pun ketika kita tidak setuju sebagai orang dewasa, selalu ada ruang untuk berkongsi pendapat kita, tanpa pertengkaran atau kedegilan.


Bangsa

Berdoalah agar pelancaran dasar pendidikan baharu baru-baru ini akan diterima dengan penuh semangat dan antusias oleh para guru. Hasil yang segera mungkin tidak diharapkan, tetapi pelaksanaannya yang setia akan membuahkan banyak hasil.

Comments


bottom of page