Forum Posts

Celeste Sindeh
Aug 21, 2021
In Tarian Profetik & Seni Kreatif
Setiap kali menyembah Tuhan melalui tarian, saya merasakan hadirat-NYA yang luarbiasa dan saya mengalami kekuatan yang baru dalam roh saya. Saya mengingati satu pengalaman di mana selepas Ibadah Ahad, ada seorang ibu datang kepada saya dan berkata "Saya sangat diberkati setiap kali kamu menari. Saya merasa ada kekuatan yang baru dan dihiburkan dengan tarian kamu. Jangan pernah berhenti menari ya" sambil menangis memeluk saya. Saya sedar keberadaan diri saya pada ketika itu yang mana pada masa itu saya menari dengan hati yang hancur di hadapan Tuhan. Banyak perkara yang sedang berlaku pada masa itu dalam hidup saya dan saya tidak tahu bagaimana untuk meluahkan isi hati saya kepada orang lain. Saya hanya berserah penuh dalam hadirat Tuhan melalui tarian dan bersembunyi dibalik Salib-NYA. Tuhan Allah bekerja pada saat kita benar-benar menari dengan motivasi hati yang benar di hadapan-NYA. Ada satu ketika, saya tidak melayani dan duduk di kerusi jemaah. Saya menikmati suasana penyembahan pada waktu itu dengan berdiam diri dan tiba-tiba bahu saya dicuit. Saya mendongak dan suami saya memberi isyarat kepada saya melihat Pastor kami yang berada di depan. Pastor kami memberi isyarat untuk saya menari dan saya mentaati dia. Saya mulai menari bersama-sama tim penari pada waktu itu dan suasana dalam ruangan ibadah berubah. Ada tangisan kelepasan, kesembuhan dan penuaian jiwa terjadi. Semuanya kerana cinta kasih Tuhan kepada kami semua pada waktu itu. Walaupun saya tidak memakai pakaian menari pada waktu itu, saya taat dan menari dengan sepenuh roh, jiwa dan raga saya. Terobosan terjadi apabila kita taat dengan otoritas. Ketaatan adalah level tertinggi dalam penyembahan. Apabila kita menari dengan segenap hati, seluruh sel tubuh badan kita sujud kepada kedaulatan yang Mahakuasa. Tubuh kita ini adalah senjata kebenaran dan ampuh apabila kita benar-benar mengasingkan tubuh kita untuk Tuhan. "Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran." Roma 6:13 TB "Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu! 1 Kor 6:19-20 TB Apabila kita mengetahui kebenaran ini, maka kita akan sedar bahawa seindah manapun props atau costume yang kita guna pakai, ianya bukan ukuran kualiti tarian kita. Kualiti tarian kita bergantung sepenuhnya pada keintiman kita dengan Tuhan dengan melakukan disiplin rohani, berdoa dan tertanam dalam Firman Tuhan. Bagaimana mungkin kita dapat menari menyembah Tuhan apabila kita tidak pernah jatuh cinta dengan Dia? Dia hanya mahu hati kita. Dia tidak peduli seindah mana pun props dan costume kita kerana dia ada seluruh keindahan Sorga menyembah Dia. Yang Dia mahu adalah hati kita yang sujud dalam penyembahan yang benar kepada Dia. Hati yang benar-benar hancur di hadapan-NYA. Apabila kita menyedari kebenaran ini, maka atmosfera di sekeliling kita akan berubah dan ada penuaian jiwa terjadi. Apabila menari dengan props, ramai yang akan menganggap itu adalah tarian profetik. Apabila kita menari dengan menggunakan props, maka itu adalah seni kreatif. Tetapi apabila kita menggunakan seni kreatif ini dalam doa dan penyembahan kita kepada Tuhan dengan pimpinan Roh Kudus kita disertai dengan deklarasi Firman maka itu adalah doa dan tarian profetik. Tarian profetik menuntut keintiman kita dengan Tuhan Yesus, iaitu sumber penyembahan itu sendiri. Dia adalah Firman itu sendiri. Kita hanya alat untuk menyampaikan isi hati Tuhan dan Firman-NYA melalui tarian. "Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat." Wayhu 19:10B TB Penggunaan Seni Kreatif dalam tarian termasuk rebana, panji-panji dan lain-lain props apabila disertai dengan pengetahuan Firman akan membuat tarian itu melepaskan kuasa yang ilahi dari Sorga. Tarian profetik tidak semestinya berlaku setiap kali, hanya apabila Roh Kudus yang memimpin dan ada gerakan yang sama dari otoritas pasukan. Berhati-hati dengan roh yang ada pada kita, bukan semuanya berasal dari Roh Kudus. Dan apabila itu hanya daripada kedagingan kita sahaja, maka yang keluar melalui tarian kita hanyalah persembahan semata-mata. Apabila kita menari dalam Roh dan Kebenaran, maka yang akan bekerja ialah Roh Kudus dan pekerjaan Roh yang benar akan terjadi. "Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia." 1 Yoh 4:1 TB Bagaimana kita menguji roh yang ada pada kita? Dengan menyelidiki seturut Firman-NYA. Mengerti dan belajar bagaimana tunduk di hadapan Tuhan dan dihadapan manusia/otoritas maka itu yang akan membuat iblis gementar kerana satu hal yang iblis tidak dapat buat adalah tunduk. Dia tidak dapat tunduk dengan Tuhan. Dia dapat meniru urapan, dia dapat meniru yang namanya mujizat, dia dapat beri berkat, dia dapat goncangkan semuanya kerana dia ada kuasa tetapi dia tidak dapat dan tidak mengerti apa ertinya Kasih, ertinya tunduk, ertinya mengabdi kepada Allah. Itu yang membuat dia gementar dan kalah. "Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu." Yak 4:7-8 TB Marilah menari untuk Tuhan dan mengenal apa yang Dia mahu. Jadilah penari yang menghormati dan menghargai hadirat Tuhan kerana apabila kita bertekun menghargai hadirat Tuhan maka Dia akan tuntun kita untuk naik ke next level iaitu penari yang dapat mengenal dan mengerti akan isi hati-NYA. Jangan jadikan tarian kita biasa-biasa dan meniru tari-tarian yang dunia buat tanpa mengetahui sejarah tarian itu sendiri. Di mana pun kita berada jadikan tarian dan penyembahan itu sebagai gaya hidup kerana yang kita sembah ialah Yesus Raja di atas segala raja. Haleluyah! Amen! "When the enemy comes in like a flood, The Spirit of the Lord will lift up a standard against him." Isaiah 59:19B NKJV *Beberapa petikan ayat di atas diambil daripada Buku Unbroken, hasil karya saya.
TARIAN, SENI KREATIF DAN PROFETIK (Part 1) content media
4
2
143