top of page

Cari

3267 results found with an empty search

  • DOA NECF Hari 7: Siapakah Yesus?

    Kitab Suci: Ibrani 1:3-4 Siapakah Yesus? Pertama, Yesus adalah “sinar kemuliaan Tuhan.” Jika Tuhan diumpamakan dengan matahari, maka Kristus adalah sinar yang memancar daripadanya. Oleh itu, bertabahlah, Cahaya telah datang. Yesus adalah Fajar dari Tempat Tinggi (lihat Lukas 1:78) dan orang-orang yang berjalan dalam kegelapan telah melihat terang yang besar (lihat Yesaya 9:2). Kedua, Yesus adalah “jejak yang tepat dari sifat Tuhan.” Yang tidak kelihatan menjadi kelihatan; misteri itu menjadi jelas. Oleh itu, bertabahlah, kita tidak perlu lagi meneka secara membuta tuli Tuhan itu seperti apa. Banyak sekali pertanyaan tentang Tuhan dijawab dalam Kristus. Bagaimanakah perasaan Tuhan apabila tragedi melanda? Apabila orang yang disayangi meninggal dunia? Adakah Dia peduli? Yesus menangis. Dalam Kristus, kita melihat Tuhan yang tidak jauh dan tidak terpisah melainkan Dia yang mengasihi dan mengambil peduli secara mendalam terhadap manusia. Apa yang Yesus lakukan? Pertama, Yesus mengadakan “penyucian bagi dosa-dosa kita.” Hanya Dia yang Tidak Berdosa yang dapat melakukan hal ini. Namun hal ini harus dibayar dengan nyawa-Nya, iaitu kematian di kayu salib. Darah yang mengalir dari tangan dan kaki-Nya menghapuskan dosa-dosa kita. Sudah selesai – hukuman dosa dibayar lunas. Kita sekarang telah diampuni dalam kebenaran Kristus. Kedua, Yesus “duduk di sebelah kanan Tuhan.” Kristus yang disalibkan dan dikuburkan hanya untuk bangkit kembali. Kematian tidak pernah mempunyai peluang melawan Pemberi Kehidupan. Setelah malam tibalah siang; setelah gelap datanglah fajar. Maka, seperti terbitnya matahari, Kristus naik ke syurga untuk mengambil tempat yang selayaknya sebagai penguasa atas segalanya. Kristus Sang Pemenang telah menang atas dosa, kematian, dan iblis. Inilah mesej yang tidak tergoncangkan yang kita pegang: “Kristus telah mati, Kristus telah bangkit, Kristus akan datang kembali.” Doa: Ya Tuhan, terima kasih atas wahyu tentang siapa diri-Mu melalui Anak-Mu, Yesus Kristus. Biarlah mesej yang tidak tergoncangkan tentang kehidupan Kristus, kematian-Nya yang menebus di kayu salib, dan kebangkitan-Nya terpahat dalam hati saya sehingga saya juga dapat menjalani kehidupan Kristian yang berkemenangan. Amin. Berdoa agar semangat kemakmuran sejati dapat dirasakan oleh semua rakyat Malaysia dan agar masyarakat miskin, yang memerlukan, dan terpinggirkan akan diutamakan dalam dasar pembangunan ekonomi untuk meminimumkan jurang pengagihan kekayaan di antara masyarakat. Berdoa agar gereja-gereja di Malaysia berlandaskan Firman Tuhan, dan agar kita memahami kemakmuran sejati melalui kaca mata Kristus. Rev Lee Yew Meng

  • DOA NECF Hari 6: Dari “Dahulu Kala” hingga “Hari-Hari Terakhir”

    Kitab Suci: Ibrani 1:1-2 Adakah anda hidup di “masa lalu” atau “hari-hari terakhir”? Jawapan anda bergantung kepada suara mana yang anda dengarkan hari ini. Pada zaman dahulu kala dalam Perjanjian Lama, Tuhan berbicara kepada umat-Nya melalui para nabi. Namun, penulis kitab Ibrani memberitahu kita bahawa pada akhir zaman ini, Tuhan telah berbicara kepada kita melalui Anak-Nya, Yesus. Kristus adalah pesan yang tidak tergoncangkan – Firman Tuhan yang terakhir dan mengikat. Saya percaya setiap orang yang dilahirkan semula mempunyai keinginan untuk mengetahui apa yang Tuhan katakan kepada mereka. Banyak sekali buku yang telah ditulis mengenai perkara ini. Sebagai seorang pastor, salah satu pertanyaan yang paling sering anda tanyakan adalah, “Bagaimana saya dapat mendengar suara Tuhan?” Ibrani 1:1-2 mengingatkan kita: Mulailah dengan Yesus. Natijahnya di sini adalah kita perlu membenamkan diri kita dalam kehidupan dan ajaran Kristus – untuk tinggal dalam Firman-Nya supaya kita dapat mengetahui jalan-jalan-Nya. Meskipun ini mungkin kedengaran mudah, hal ini boleh menimbulkan cabaran yang agak sukar memandangkan betapa mudahnya telinga kita terbuka terhadap suara luaran yang lain. Hari ini kita memiliki “nabi” moden – pemimpin agama dengan wahyu mereka, aktivis hak asasi manusia dengan retorik mereka, ahli politik dengan dasar mereka, dan pencipta kandungan di setiap platform media sosial yang lain. Masing-masing meminta kita untuk mendengarkan mereka. Namun meskipun suara-suara ini semakin lantang dari hari ke hari, janganlah kita lupa bahawa kita berada di “hari-hari terakhir”. Dan Bapa telah berfirman, “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.” (Mat 17:5b) Doa: Bapa Syurgawi, biarlah iman saya didasarkan pada mesej Kristus yang tidak tergoyahkan. Biarkan saya meninggalkan hal-hal yang dahulu, menyelaraskan telinga rohani saya, dan menumpukan perhatian kepada suara Gembala yang Baik. Berilah saya kebijaksanaan di hari-hari terakhir ini. Amin. Berdoa agar, di bawah konsep Madani, masyarakat Malaysia berupaya membangun sebuah negara dengan usaha bersepadu untuk mencegah kebocoran, di mana sumber daya dikelola dan digunakan dengan baik, serta pembangunan berterusan untuk perkembangan di masa hadapan. Berdoa agar program dan kegiatan pelatihan di gereja-gereja tempatan tidak hanya sekadar memenuhi keperluan yang ada namun juga menciptakan ruang bagi pertumbuhan yang mampan di masa depan, terutama dalam bidang pemuridan keluarga, remaja, dan anak-anak untuk kemuliaan-Nya. Rev Lee Yew Meng

  • DOA NECF Hari 5: Masa Depan Tidak Diketahui, Namun Roh Kudus Ialah Penolong Kita

    Ibrani 12:26-27 Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: “Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga.” Perkataan ini, “Satu kali lagi,” menunjukkan penyingkiran segala yang boleh digoncangkan—iaitu segala yang telah dijadikan—supaya apa yang tidak dapat digoncangkan dapat tetap ada. Tidak seperti nenek moyang kita, kita hidup di masa yang sangat mencabar. Di era Teknologi Maklumat, perubahan terjadi dengan sangat mendadak. Dengan hadirnya Kepintaran Buatan di tengah-tengah kita, kita semakin bingung, keliru, dan bimbang tentang masa depan kita, terutama bagi golongan belia dan kanak-kanak kita. Sumber daya dan maklumat tanpa had yang tersedia di dunia digital dalam talian hari ini, khususnya di bidang media dan komunikasi, boleh menjadi terlalu banyak. Mengetahui mana yang benar dan mana yang palsu telah menjadi satu cabaran yang nyata. Syukur kepada Tuhan, Dia tidak meninggalkan kita. Dia telah memberi kita Roh Kudus untuk menolong kita mengharungi perjuangan yang tidak diketahui di hadapan kita. Janji ini terdapat dalam Yohanes 16:13, “Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.” Kita tidak perlu digoncangkan oleh masalah-masalah seperti itu. Kita boleh percaya pada janji-Nya. Belajarlah mendengar suara lembut Roh Kudus dan belajarlah berjalan bersama-Nya. Alangkah baik meluangkan masa dalam pujian dan penyembahan. Doa: Bapa Syurgawiku, saya berterima kasih kepada-Mu kerana telah memberi saya Roh Kudus yang ada untuk menolong saya mengharungi kesukaran hidup di hadapan saya. Ketika saya rasa takut atau bimbang akan masa depan, tolonglah saya mengubahnya menjadi doa disertai rasa syukur kepada-Mu. Pada masa yang sama, tolonglah saya untuk peka mendengar suara lembut Roh Kudus melebihi semua suara yang lebih kuat daripada kedagingan saya, dunia, dan Syaitan. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, saya berdoa. Amin. Berdoa agar Timbalan Perdana Menteri, Dato’ Sri Haji Fadillah bin Haji Yusof, menjadi orang tengah yang baik dalam hal ehwal antara Malaysia Timur & Barat, dan agar Kementerian Peralihan Tenaga dan Daya Guna Awam (sekarang Kementerian Peralihan Tenaga dan Transformasi Air Malaysia) akan diuruskan dengan baik di bawah pentadbirannya. Berdoa agar tim pelayanan di gereja anda, contohnya, tim penyembahan, tim Sekolah Minggu, tim hospitaliti, tim sel, dan sebagainya akan melayani dengan penuh sukacita dan kesyukuran, kerendahan hati dan jiwa yang manis, kerana mengetahui bahawa mereka bukan hanya melayani manusia, tetapi Yesus, Raja mereka. Elder Khoo Kay Hup, Rev Looi Kok Kim

  • DOA NECF Hari 4: Bukan Hanya Pendengar, Tapi Pelaku Firman

    Kelmarin kita melihat hal-hal buruk yang memerangkap kita dan menghalang kita bergerak maju menuju Kerajaan Tuhan yang tidak tergoncangkan. Kita mungkin sudah bertaubat, Tuhan mungkin sudah mengampuni kita, tapi ingatlah, musuh tetap ingin menyerang kembali. Jadi, bagaimanakah kita menghalangnya menyerang kembali? Kita perlu mengubah secara keseluruhan apa yang kita lakukan secara konsisten setiap hari sehingga menjadi suatu kebiasaan dan akhirnya menjadi gaya hidup yang berkenan kepada Tuhan. Kita perlu melakukan perkara berikut: Penuhi diri kita dengan Firman-Nya. Yesus memberi teladan kepada kita ketika Dia dicubai Syaitan – lihat Matius 4:4, “Tetapi Yesus menjawab: ‘Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.’” Kita perlu “memberi makan roh kita dengan Firman-Nya” sama seperti kita memberi makan tubuh kita dengan makanan. Mentaati dan melakukan apa yang diperintahkan Tuhan dalam Firman-Nya. Matius 7:24 mengatakan, “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.” Ingat juga Mazmur 119:105 dan Matius 24:35 yang mengatakan, “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.” Catatan: Kami menggalakkan anda untuk tidak hanya membaca bahagian-bahagian tertentu sahaja daripada Alkitab setiap hari tetapi juga membaca seluruh Alkitab dari muka surat depan ke belakang setahun sekali untuk mengenal Tuhan kita dengan lebih baik. Pertimbangkanlah penggunaan Pelan Membaca Alkitab Kronologi NECF yang boleh didapati di laman web NECF atau beli salinan cetaknya dari pejabat NECF. Doa: Ya Tuhan dan Bapa Syurgawi, saya berterima kasih atas firman-Mu yang tertulis yang menguatkan jiwaku, menolong saya semasa detik-detik paling gelap dalam hidupku, dan menolong saya mengenal-Mu dengan lebih baik dengan pertolongan daripada Roh Kudus. Saya berdoa untuk semua ini dengan hati bersyukur dalam Nama Yesus Kristus. Amin. Berdoa agar Timbalan Perdana Menteri, Dato’ Seri Dr. Ahmad Zahid bin Hamidi, menjadi pendukung kepada penyandang Perdana Menteri, dan agar beliau dapat melaksanakan tugasnya dengan baik sebagai Menteri Kemajuan Desa dan Wilayah. Berdoa agar pastor, penolong pastor, atau pemimpin utama yang melayani di bawah senior pastor anda, merupakan ahli tim yang baik dan berkesan, dan mereka akan melayani dengan semangat tim yang cemerlang. Elder Khoo Kay Hup, Rev Looi Kok Kim

  • DOA NECF Hari 3: Berfokus Pada Perkara Yang Salah Berbanding Gaya Hidup Yang Tidak Dapat Digoncangkan

    Ibrani 12:26 Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: “Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga.” Perkataan “satu kali lagi” menunjukkan penyingkiran apa yang dapat digoncangkan—iaitu, segala sesuatu yang diciptakan—supaya apa yang tidak dapat digoncangkan akan kekal. Saat kita terus merenungkan ayat di atas pada hari ini, kita perlu tanya diri sendiri apakah hal-hal yang boleh digoncangkan dan disingkirkan, terutama dalam kehidupan batin kita. Kita diberitahu dalam 1 Yohanes 2:15-17, “Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.” Kita harus berwaspada akan tiga hal duniawi yang salah dan yang tidak memberi nilai dalam kehidupan kita: Nafsu kedagingan – misalnya, membeli barang-barang di luar kemampuan kita untuk memuaskan ego atau kedagingan kita. Nafsu mata – misalnya ketagihan pornografi internet; permainan dalam talian atau perjudian. Kebanggaan hidup – misalnya hidup hanya untuk menarik perhatian orang lain, khususnya di dunia media sosial. Ingatlah, inilah umpan-umpan yang Syaitan gunakan untuk memerangkap kita untuk menghentikan kita menjalani kehidupan berkelimpahan yang Tuhan sediakan bagi kita. Semua hal buruk ini tidak hanya menghabiskan masa kita tetapi juga menurunkan semangat kita dan membawa kepada fikiran dan emosi negatif, seperti rasa bersalah, penyesalan, dan depresi. Daripada berfokus pada perkara yang salah, marilah kita fokus pada “kehidupan batin kita yang tidak tergoncangkan.” Kehidupan Kristian menuntut ketekunan dalam mengejar kecemerlangan moral, pengetahuan, pengendalian diri, ketekunan, kesalehan, kebaikan persaudaraan, dan kasih yang tidak mementingkan diri sendiri. Jika kita terperangkap, kita perlu bertaubat untuk apa yang telah kita izinkan dalam kehidupan kita dan meminta Roh Kudus untuk membebaskan kita. Doa: Ya Tuhan, saya berterima kasih kepada-Mu kerana telah menyingkapkan hal-hal buruk yang Syaitan gunakan untuk memerangkap saya agar tidak menjalani hidup berkelimpahan yang telah Engkau rancangkan untuk saya. Ampunilah saya kerana mengizinkan diri saya terperangkap olehnya. Saya bertaubat terutama untuk kebiasaan berdosa saya yang telah mendukacitakan Roh Kudus. Tolonglah saya membuat pilihan yang tepat setiap hari. Saya berdoa semua ini dalam nama Tuhan Yesus Kristus yang berharga. Amin. Berdoa agar Perdana Menteri kita, Datuk Seri Anwar Ibrahim, memiliki kemampuan dan ketabahan untuk memimpin Malaysia ke arah reformasi. Berdoa agar beliau mempunyai kebijaksanaan dalam mengimbangi tuntuan-tuntutan kuasa, dan dalam membina budaya kepercayaan dan kerjasama dalam kabinetnya. Berdoa agar senior pastor anda merupakan seorang lelaki atau wanita yang mempunyai iman dan tanggungjawab yang tinggi, dengan visi yang jelas dan rancangan yang kukuh untuk memimpin tim pastoral/pelayanannya untuk mencapai tugas yang diberikan Tuhan dalam gereja tempatan dan lain-lain. Elder Khoo Kay Hup, Rev Looi Kok Kim

  • DOA NECF Hari 2: Mengawasi Kehidupan Peribadi Anda

    Jika kita memiliki semangat yang kaku, hal itu akan mencemarkan kerohanian yang sejati, sering kali dalam bentuk keagamaan dan pola fikir duniawi dan materialistik. Hal ini juga sering kali diselubungi oleh keinginan berahi, sombong, tamak dan berhaloba. Kita mungkin tertawa dengan pemikiran tentang penghakiman pada masa depan dan menjalani kehidupan kita seolah-olah masa kini akan menjadi corak masa depan. Oleh itu, kita mesti berhati-hati bagaimana kita berkelakuan atau hidup dalam dunia yang menggemari luaran upacara penyembahan semasa secara luaran, kemewahan, keselesaan, pengiktirafan, dan penerimaan. Ini adalah “entiti boleh digoncangkan” di mana kita boleh terperangkap tanpa disedari. Kadang-kadang, Tuhan mengizinkan kita melalui pengalaman-pengalaman ini untuk mengajar kita bagaimana untuk menjadi tetap “tidak tergoncangkan”. Mari kita izinkan Dia mencantas kehidupan kita untuk menyingkirkan semua kekotoran agama serta pola fikir duniawi dan sekular. Setiap kali kita menghadapi ketidakpuasan, kekecewaan, dan kekosongan dalam hati rohani kita, carilah dan kejarlah rasa lapar untuk mengenal Tuhan. Ibrani 3:7-8 (versi Message) Roh Kudus berkata, “Janganlah kamu menutup telinga terhadap ‘pemberontakan yang sengit’, pada masa pencubaan di padang gurun! Bergumul dengan Tuhan untuk mendapatkan jawapan dari Kitab Suci dengan menjalani gaya hidup mazbah doa yang tidak dapat dirunding yang mencakup penyembahan, doa, dan renungan yang dipimpin oleh Roh untuk memahami Firman-Nya. Doa: Bapa Syurgawi yang terkasih, saya memohon pengampunan-Mu kerana tidak konsisten dalam membaca Firman Tuhan secara kronologi untuk memahami Engkau dengan lebih baik. Tuhan, tolonglah saya mulai hari ini untuk mengembangkan gaya hidup harian yang konsisten dalam mengenal-Mu dengan membaca Firman-Mu dan mengizinkan Roh Kudus menolong saya memahami-Mu. Dalam nama Yesus, Amin. Berdoa agar Majlis Raja-raja, yang terdiri daripada sultan-sultan daripada sembilan buah negeri dan gabenor daripada empat buah negeri, kekal sebagai sebuah badan bebas dan mereka akan bertindak dengan bijak mengikut fungsi perlembagaan yang diberikan kepada mereka. Berdoa agar semua lelaki dan wanita yang melayani dalam majlis gereja dan lembaga gereja di setiap gereja tempatan ialah orang yang berintegriti yang menggunakan kuasa mereka dengan budi bicara untuk memudahkan pertumbuhan dan pengembangan kerajaan-Nya di bumi. Elder Khoo Kay Hup, Rev Looi Kok Kim

  • DOA NECF Hari 1: Iman yang Teruji di Dunia yang Mudah Digoncangkan

    Kita hidup di “dunia yang mudah digoncangkan” yang sering kali memerlukan krisis, biasanya krisis yang menyakitkan, agar orang boleh menyedari siapa diri mereka yang sebenarnya. Dunia kita sedang mengalami kekeliruan dan sangat terdedah, dan keamanan dapat hilang bila-bila saja. Seperti apa masa depannya? Kita tidak tahu bagaimana situasi kewangan atau politik pada minggu, bulan, atau bahkan hari yang akan datang. Tapi kita tahu bahawa ini adalah waktu untuk menguji dan mengetahui “kejahatan” kita sendiri atau kelemahan batin kita. Lalu bagaimana kita dapat menangani dan mengatasi batiniah kita yang “mudah digoncangkan” untuk bertindak balas terhadap keadaan yang mudah terdedah dan ‘mengejutkan’? Kita diingatkan dalam Ibrani 12:1-2, “Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.” Mengejar “batiniah” kita dalam membangun otot rohani kita sebaik-baiknya berfokus pada hal-hal berikut: Sukacita memandang Yesus yang menanggung penderitaan dan rasa malu di kayu salib. Di sebalik pergumulan peribadi, krisis kewangan, atau penyakit kita, jangan biarkan setiap beban dan dosa mempengaruhi kehidupan rohani anda. Carilah kedamaian dan sukacita melalui pengenalan akan Tuhan. Mengatasinya dengan disiplin membaca Firman Tuhan, mengejar ibadah, dan adakan hubungan dengan Roh Kudus. Roh Kudus menolong kita dalam kelemahan kita (lihat Roma 8:26). Gaya hidup disiplin harian dalam mengejar batiniah dalam perjalanan rohani kita ini bertujuan untuk mengenal Tuhan Yang Maha Sempurna dan Penyempurna iman kita di dunia yang mudah digoncangkan. Doa: Bapa Syurgawi yang terkasih, Engkaulah yang Penyempurna iman kami. Saya sedar bahawa, di dunia yang mudah digoncangkan, kami dihadapkan dengan keadaan yang mudah terdedah dan ‘mengejutkan’ yang dapat menguji kepercayaan kami kepada-Mu. Tolong saya berkomitmen untuk berfokus kepada kehidupan rohani saya untuk membangun dasar iman alkitabiah yang kuat supaya tidak ada yang dapat menggoncangkan kepercayaan saya kepada-Mu. Dalam nama Yesus, amin. Berdoa agar Tuhan memberikan kesihatan yang baik kepada Sultan Ibrahim Ibni Almarhum Sultan Iskandar, Yang Di-Pertuan Agong, dan agar baginda menggunakan kuasa budi bicaranya dengan penuh kebijaksanaan dan rasa takut kepada Tuhan. Berdoa agar Gereja menjunjung Yesus Kristus sebagai Kepala atas Tubuh-Nya dan agar gereja mengizinkan Roh Tuhan mengalir dengan bebas semasa Dia bertindak sesuai dengan kehendak Bapa. Elder Khoo Kay Hup, Rev Looi Kok Kim

  • Bersatu Hati Mengalahkan Musuh (Masalah)

    Hakim-Hakim 5:2-3, 9, 31 (BM) Pujilah TUHAN! Pahlawan Israel bertekad untuk berperang; rakyat rela berjuang. Dengarlah, hai raja-raja! Perhatikanlah, hai para penguasa! Aku akan bernyanyi dan bermain muzik bagi TUHAN, Allah Israel. Aku bangga dengan para panglima Israel dan dengan rakyat yang rela berjuang. Pujilah TUHAN! Semoga semua musuh-Mu, ya TUHAN, mati seperti Sisera; tetapi semoga sahabat-Mu megah seperti suria di angkasa! Kemudian negeri itu aman selama empat puluh tahun. Pengajaran/Refleksi 1. Apa yang dapat kita pelajari daripada Firman Tuhan pagi ini adalah, umat TUHAN bersatu hati untuk melawan musuh mereka. Para pahlawan bertekad untuk berperang dan rakyat jelata rela untuk berjuang. 2. Selain daripada itu, Deborah menyanyikan nyanyian bagi Allah yang berbunyi: "Pujilah TUHAN! Semoga semua musuh-Mu, ya TUHAN, mati seperti Sisera; tetapi semoga sahabat TUHAN megah seperti suria di angkasa!" Siapakah yang dapat melawan TUHAN, Yang Maha Kuasa? Begitu juga dengan umat yang percaya kepada Tuhan Maha Kuasa pasti akan mendapat kemenangan. Lihat dalam Roma 8:31: Jika Allah berpihak kepada kita, siapakah dapat melawan kita? Doa TUHAN, berkati setiap umat-Mu di mana saja kami berada. Kiranya Engkau memberi kemenangan bagi setiap daripada segala masalah atau persoalan dalam kehidupan kami. Hamba berdoa, supaya Engkau memberkati setiap jemaat-Mu yang membaca dan melakukan Firman-Mu ini. Dalam nama Yesus. Haleluyah dan Amen. Rev. Ali Langgit

  • Komuniti Yang Mendorong

    Oleh Pr Eddy Marson Yasir

  • Tuhan Allah Kita Tetap Mendengar Doa Kita dan Memberi Kita Kemenangan

    Hakim-Hakim 4:3, 7, 15, 23 (BM) Raja Yabin mempunyai sembilan ratus buah kereta kuda daripada besi. Baginda menjajah umat Israel dengan kejam dan ganas selama dua puluh tahun. Kemudian umat Israel berseru minta tolong kepada TUHAN. Aku akan menyebabkan Sisera, panglima tentera Raja Yabin, berperang dengan engkau di Sungai Kison. Walaupun dia mempunyai kereta kuda dan tentera, Aku akan memberi engkau kemenangan.' "Ketika Barak dan tenteranya menyerang Sisera, TUHAN membingungkan Sisera bersama dengan seluruh tentera dan kereta kudanya. Sisera turun dari kereta kudanya, lalu melarikan diri. Pada hari itu, Allah memberi orang Israel kemenangan atas Raja Yabin, raja Kanaan. Pengajaran/Refleksi 1. Setiap kali umat-Nya berdosa terhadap TUHAN Allah mereka, mereka akan dikalahkan oleh musuh mereka, sebab TUHAN tidak menolong mereka. 2. Setelah umat-Nya berseru kepada-Nya minta tolong kepada TUHAN. Di sini pasti mereka bertaubat atas dosa-dosa mereka. Maka dengan itu, TUHAN memberi kemenangan kepada umat-Nya walaupun para musuh mereka banyak dan kuat sekali. Syukur kepada Tuhan kerana Ia baik, dan senantiasa mendengarkan seruan dan permintaan kita kepada-Nya. Doa Terima kasih TUHAN, Firman-Mu hari ini. Kami serahkan hidup kami hanya kepada-Mu ya TUHAN. Berikan kekuatan bagi kami umat-Mu supaya kami mentaati Firman-Mu. Hamba berdoa, supaya Engkau memberkati setiap jemaat-Mu yang membaca dan melakukan Firman-Mu ini. Dalam nama Yesus. Haleluyah dan Amen. Rev. Ali Langgit

  • Tuhan Allah Kita Penuh Kasih

    Hakim-Hakim 3:12, 15-16, 30 (BM) Umat Israel berdosa lagi terhadap TUHAN. Oleh sebab itu TUHAN menjadikan Raja Eglon dari Moab, lebih kuat daripada Israel. Kemudian umat Israel berseru minta tolong kepada TUHAN, lalu Dia mengutus Ehud anak Gera untuk membebaskan mereka; Ehud seorang yang kidal, daripada suku Benyamin. Umat Israel mengutus Ehud untuk menghantar ufti kepada Raja Eglon dari Moab. Ehud membuat sebilah pedang yang bermata dua, yang panjangnya hampir lima puluh sentimeter. Dia mengikat pedang itu pada pinggangnya sebelah kanan, di dalam bajunya. Pada hari itu umat Israel mengalahkan orang Moab, dan negeri Israel aman selama lapan puluh tahun. Pengajaran/Refleksi 1. Walaupun umat TUHAN itu berdosa terhadap DIA, tetapi apabila umat-Nya berseru kepada-Nya minta tolong, TUHAN mendengar doa mereka dan mengutus umat-Nya yang bernama Ehud untuk membebaskan mereka. 2. Ehud berjaya membunuh Raja Eglon dengan menikam perutnya dengan sebilah pisau sehingga Raja Eglon itu meninggal. Dengan itu, umat TUHAN mengalahkan orang Moab, dan mereka mengalami kedaan aman selama lapan puluh tahun. JIKA SAUDARA ADA PERGUMULAN ATAU MASALAH, DATANGLAH KEPADA TUHAN DAN BERSERULAH KEPADA-NYA MOHON PERTOLONGAN. FIRMAN TUHAN MENGATAKAN, "MINTALAH, MAKA KAMU AKAN MENERIMANYA. CARILAH MAKA KAMU AKAN MENDAPATKANNYA. KETUKLAH PINTU, MAKA IA AKAN DIBUKAKAN ALLAH BAGIMU. (MAT 7:7) ROH KUDUS TUHAN MENJADI PENOLONG BAGI SETIAP KITA YANG PERCAYA KEPADA TUHAN YESUS. (YOH 14:16-17) Doa Terima kasih TUHAN, kerana Engkau memperingatkan kami sekali lagi dengan Firman-Mu hari ini, untuk tetap berharap kepada TUHAN. Berikan kekuatan bagi kami umat-Mu supaya kami mentaati Firman-Mu. Hamba berdoa, supaya Engkau memberkati setiap jemaat-Mu yang membaca dan melakukan Firman-Mu ini. Dalam nama Yesus. Haleluyah dan Amin. Rev. Ali Langgit

  • Ketaatan adalah Kunci Kemenangan

    Hakim-Hakim 3:7-11 (BM) Umat Israel lupa akan TUHAN, Allah mereka. Mereka berdosa terhadap TUHAN dan menyembah berhala-berhala Baal dan Asyera. Oleh itu TUHAN sangat murka terhadap mereka, lalu membiarkan Raja Kusyan-Risyataim dari Mesopotamia menaklukkan mereka. Mereka diperintah oleh raja itu selama lapan tahun. Kemudian umat Israel berseru minta tolong kepada TUHAN, lalu Dia mengutus seorang lelaki bernama Otniel anak Kenas untuk membebaskan mereka. Kenas ialah adik lelaki Kaleb. Roh TUHAN menguasai Otniel, dan dia menjadi pemimpin umat Israel. Otniel pergi berperang, dan TUHAN memberi dia kemenangan atas raja Mesopotamia. Negeri itu aman selama empat puluh tahun, kemudian Otniel meninggal. Pengajaran/Refleksi Beberapa perkara yang harus kita pelajari: 1. Firman TUHAN hari ini mengajar kita supaya jangan lupa akan kebaikan TUHAN yang telah menyelamatkan kita. 2. Jangan berbuat dosa terhadap TUHAN dengan menyembah berhala-berhala, sebab TUHAN akan murka terhadap orang yang berbuat demikian. TUHAN juga akan membiarkan orang itu ditakluki oleh musuh-musuhnya. 3. Jika kita berbalik kepada TUHAN dan berseru kepada-Nya minta tolong, maka TUHAN dapat dipercayai dan akan menolong kita dengan mengutus hamba-Nya seperti Otniel untuk menolong kita. UNTUK MEMPEROLEH KEMENANGAN DALAM TUHAN, KITA HARUS TAATILAH PERINTAH TUHAN SEUMUR HIDUP KITA. Doa Terima kasih TUHAN, kerana Engkau memperingatkan kami sekali lagi dengan Firman-Mu hari ini. Berikan kekuatan bagi kami umat-Mu supaya kami mentaati Firman-Mu. Hamba berdoa, supaya Engkau memberkati setiap jemaat-Mu yang membaca dan melakukan Firman-Mu ini. Dalam nama Yesus. Haleluyah dan Amen. Rev. Ali Langgit

bottom of page