top of page

DOA PUASA KEBANGSAAN Hari 6: Dosa kerana tidak berdoa bagi umat Tuhan

  • 2d
  • 2 min read

Bacaan Alkitab: 1 Samuel 12:19-25

Berkatalah seluruh bangsa itu kepada Samuel: "Berdoalah untuk hamba-hambamu ini kepada TUHAN, Allahmu, supaya jangan kami mati, sebab dengan meminta raja bagi kami, kami menambah dosa kami dengan kejahatan ini."20 Dan berkatalah Samuel kepada bangsa itu: "Jangan takut; memang kamu telah melakukan segala kejahatan ini, tetapi janganlah berhenti mengikuti TUHAN, melainkan beribadahlah kepada TUHAN dengan segenap hatimu. 21 Janganlah menyimpang untuk mengejar dewa kesia-siaan yang tidak berguna dan tidak dapat menolong karena semuanya itu adalah kesia-siaan belaka. 22 Sebab TUHAN tidak akan membuang umat-Nya, sebab nama-Nya yang besar. Bukankah TUHAN telah berkenan untuk membuat kamu menjadi umat-Nya? 23 Mengenai aku, jauhlah dari padaku untuk berdosa kepada TUHAN dengan berhenti mendoakan kamu; aku akan mengajarkan kepadamu jalan yang baik dan lurus. 24 Hanya takutlah akan TUHAN dan setialah beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu, sebab ketahuilah, betapa besarnya hal-hal yang dilakukan-Nya di antara kamu. 25 Tetapi jika kamu terus berbuat jahat, maka kamu akan dilenyapkan, baik kamu maupun rajamu itu."


Refleksi dari 1 Samuel 11:14-14 dan 1 Samuel 12:1-25

1 Samuel 11:14-15 memberitahu kita tentang satu peristiwa penting ketika Samuel mengumpulkan seluruh orang Israel di Gilgal untuk upacara pelantikan Saul sebagai raja pertama Israel dan seluruh orang Israel bersukacita. Namun, bukan kehendak Tuhan bagi mereka untuk memiliki seorang raja pada saat itu. Tuhan mengizinkannya atas permintaan mereka yang mendesak. Tuhan mengizinkan nabi Samuel untuk memperkenalkan Saul sebagai raja mereka (1 Samuel 12:13). Nabi Samuel juga memperingatkan orang Israel dengan tegas sebanyak 3 kali dalam 1 Samuel 12:13,21 & 24 untuk tidak berpaling dari Tuhan dan melayani Tuhan dengan segenap hati mereka. Jika mereka hidup jahat di hadapan Tuhan, Tuhan akan menghakimi Israel dan raja mereka.


Selain itu, Samuel juga mengatakan kepada orang Israel bahwa adalah dosa terhadap Tuhan jika dia (Samuel) berhenti berdoa untuk umat Tuhan (1 Samuel 12:23) dan bahwa dia akan mengajarkan mereka jalan yang baik dan benar. “Hanya takutlah akan TUHAN dan setialah beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu, sebab ketahuilah, betapa besarnya hal-hal yang dilakukan-Nya di antara kamu. (1 Samuel 12:24)


Fokus Doa

1.Marilah kita berdoa: Ya Allah Bapa, ampunilah aku. Adalah berdosa terhadap-Mu apabila saya tidak berdoa untuk anggota gereja saya, orang di kampung (atau pekan atau bandar), pastor, pemimpin, Raja kami, Perdana Menteri dan kabinetnya, dan negara saya…(terus berdoa semasa Roh memimpin kamu). 2.Berdoa agar lebih ramai pendoa syafaat, penjaga dan pahlawan doa akan bangkit dan mengambil posisi mereka untuk berdiri menjadi pengentara (standing in the gap) (di bawah perlindungan pastor tempatan mereka) untuk negara kita mengikut Yehezkiel 22:30.” Aku mencari di tengah-tengah mereka seorang yang hendak mendirikan tembok atau yang mempertahankan negeri itu di hadapan-Ku, supaya jangan Kumusnahkan, tetapi Aku tidak menemuinya.”

3.Berdoa agar para pemimpin Kristian terus mencari pertolongan dan pimpinan Tuhan dalam masa kesusahan seperti Raja Yosafat (2 Tawarikh 20:1-30) yang akhirnya menang dalam pertempurannya melawan 3 raja.

4.Berdoa untuk ketua-ketua masyarakat di kampung-kampung di Sabah & Sarawak agar mereka takut akan Tuhan dan tidak mudah disogok seperti Samuel.


“Di sini aku berdiri. Berikanlah kesaksian menentang aku di hadapan TUHAN dan di hadapan orang yang diurapi-Nya: Lembu siapakah yang telah ku ambil? Keledai siapakah yang telah ku ambil? Siapakah yang telah ku peras? Siapakah yang telah ku perlakukan dengan kekerasan? Dari tangan siapakah telah ku terima sogok sehingga aku harus tutup mata? Aku akan mengembalikannya kepadamu." (1 Samuel 12:3

Comments


bottom of page