top of page

Forum Posts

Komuniti Digital
Rising Star
Rising Star
Feb 13, 2023
In Grafik Firman Tuhan & Animasi
Ordinary content media
2
0
3
Komuniti Digital
Rising Star
Rising Star
Feb 07, 2023
In Inspirasi & Renungan
Pr. Matthew Singh
6 Alasan Mengapa Harus Membaca Alkitab ? content media
1
0
23
Komuniti Digital
Rising Star
Rising Star
Oct 16, 2022
Hidup Selaras Dengan Injil content media
2
0
10
Komuniti Digital
Rising Star
Rising Star
Oct 14, 2022
In ALL
KKD 2.0 content media
2
1
6
Komuniti Digital
Rising Star
Rising Star
Jul 22, 2022
In Bayu Pengharapan
Renungan: 2 Korintus 1:3-11 Sebab sama seperti kami mendapat bagian berlimpah-limpah dalam kesengsaraan Kristus, demikian pula oleh Kristus kami menerima penghiburan yang berlimpah-limpah. (ayat 5) Sarang kepompong! Siapa suka tinggal di dalamnya? Sarang kepompong bukan sahaja kelihatan gelap tetapi juga hodoh. Siapakah yang suka menjadi kepompong yang terhempit dalam sarang yang gelap dan kecil itu? Namun siapakah yang dapat menduga bahawa kepompong itu akan menjelma menjadi rama-rama yang begitu indah dan berwarna-warni seperti ‘Blue Tiger’ (Harimau Biru), ‘Golden Angel’ (Malaikat Emas), ‘Jungle Queen’ (Malaikat Hutan), dan sebagainya. Penderitaan yang anda hadapi sekarang mungkin tidak selesa dan gelap. Anda seperti tinggal dalam kepompong yang gelap dan sempit. Anda tidak sabar lagi dan ingin berterbangan bebas seperti rama-rama lain namun saat ini belum waktunya dan anda terpaksa tinggal di dalamnya lebih lama lagi. Gelap tetapi sesuai untuk pembentukan keperibadian yang utuh. Sesungguhnya kita tidak tahu bagaimana Tuhan membentuk kepompong ini dengan ajaib sekali. Jangan hanya melihat daripada satu paradigma sahaja apabila anda dilandai oleh penderitaan. Bapa syurgawi dengan tangan ilahi-Nya sedang membentuk yang sesuai dan berkenan kepada mata-Nya dalam dirimu. Salah satu rahsia yang kita pelajari ialah menjalin persahabatan intim dengan Tuhan sewaktu menderita, dan membuktikan kemurnian iman kita. “Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai- bagai pencobaan. Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu- yang jauh lebih tinggi nilainya daripada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api-sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.” (1 Petrus 1: 6,7) Kedua, kita akan menjadi seseorang yang lemah lembut dan sanggup memahami penderitaan orang lain. “Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan, yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima daripada Allah.” (2 Korintus 1:3- 4). “Pembacaan Perjanjian Baru secara menyeluruh dan genap menunjukkan dengan tuntas bahawa Tuhan tidak berjanji menyelesaikan masalah kita atau menjawab semua soalan atau meluluhkan semua penderitaan kita. Kalau kita boleh memahami nilai-nilai melalui fokus kekristianan yang elok, kita akan memahami bahawa kehadiran Tuhan yang penuh kasih sayang di obor pengujian adalah berkat yang jauh lebih besar daripada kelenyapan masalah akibat campurtangan ilahi.” Erwin G. Tieman Oh Tuhan, Benarkah seperti bunga ros aku harus diremuk agar keharuman-Mu terasa? Oh Tuhan, Benarkah seperti burung sayap jiwa aku harus dipatahkan agar aku menyanyikan lagu merdu? Oh Tuhan, Benarkah seperti kepompong aku harus terhempit-hempit merangkak dengan siksa agar aku melihat terang-Mu? Oh Tuhan, Benarkah aku biji mata-Mu mesti dilukai agar dapat berterbangkan lebih tinggi lagi? Doa: Tuhan Penyayang, terima kasih atas segala penderitaan dan penghiburan syurgawi yang Engkau curahkan dalam jiwaku. Kristus Bersertaku Kristus bersertaku, Kristus di dalamku, Kristus di belakangku, Kristus di depanku, Kristus di sampingku, Kristus memenangi hatiku. Kristus menghiburkan hatiku, Kristus menyembuhkanku, Kristus di bawahku, di atasku, Kristus pada waktu kesepian, Kristus pada waktu bahaya. Kristus pada bibir teman dan orang yang tidak kukenali. (Santo Patrick, misionari Ireland)
Sarang Kepompong content media
3
0
38
Komuniti Digital
Rising Star
Rising Star
Apr 22, 2022
In Kehidupan Kristian
Yesaya 53:5 content media
3
0
17
Komuniti Digital
Rising Star
Rising Star
Apr 15, 2022
In Inspirasi & Renungan
Saya tidak dapat bayangkan apa akan terjadi seandainya Yesus tidak mati dikayu salib buat anda dan saya? Hidup pasti mengerikan dan penuh dengan intermidasi bukan? Kita akan lihat methode penyaliban dan hukuman mati di mana ‘korban’ diikat atau dipaku ke kayu salib yang besar dan dibiarkan digantung sampai akhirnya mati karena kelelahan dan sesak napas. Itu digunakan sebagai hukuman oleh orang Romawi. Makanya alkitab berkata, “Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi Tuhan telah menimpakan kepadaNya kejahatan kita sekalian.” Yes‬ ‭53:6. Banyak tulisan yang menyatakan bahwa pengorbanan Yesus dikayu salib suatu sejarah. Buat saya secara pribadi ini bukan hanya sejarah tetapi suatu kebenaran dan fakta dimana manusia tidak dapat memungkiri dan Dia melakukanNya atas dasar kasihNya terhadap dunia ini. Kita akan lihat secara kronologis persiapanNya ke kayu salib. 1. Perjamuan terakhir Malam hari dimulai dengan perjamuan paskah. Sesudah itu Yesus membasuk kaki murid-muridNya, lalu Yesus mengumumkan bahwa dia akan dikhianati dan mengambil perjamuan bersama murid-muridNya. 2. Perjalanan terakhir Sesudah Yesus meninggalkan ruang atas (upper room) untuk terakhir kalinya. Yesus menuju kebukit zaitun (Mount of Olives). Murid-muridNya bersama Yesus selama tiga tahun dan mulai kelihatan keretakkan dan Yudas mulai sibuk mengatur tentara romawi untuk mengangkap Yesus. Yesus berkata, “Akulah pokok anggur yang benar dan BapaKulah pengusahanya.” Yohanes‬ ‭15:1‬ ‭dan Yesus mengajar murid-muridNya untuk tetap hidup didalam Dia dengan penuh ketaatan, karna Dia tahu murid-muridNya akan mengalami kesukaraan dan Dia berjanji bahwa Dia akan mengirim menghibur itu iaitu Roh Kudus. 3. Doa di taman Yesus berdoa untuk banyak hal, dan apa yang akan Dia alami nanti. Yesus berdoa untuk kegenapan kehendak Tuhan dalam hidupNya. Yesus berdoa supaya setiap orang yang belum mempercayaiNya suatu hari nanti menjadi murid-muridNya. Dia juga berdoa katanya, Ya BapaKu kalau boleh biarlah cawan ini mungkin lalu daripadaKu (Mat 26:42). 4. Yesus ditangkap Saat tentara dan pemimpin agama menemani Yudas Iskariot ke taman, Yesus menunggu dan Dia tahu apa yang akan terjadi. Sekalipun Yesus tahu Yudas akan mengkhianati Dia namun Yesus tetap memanggil Yudas sahabat. Detik terakhir Yesus tetap menyembuhkan telinga yang dipotong oleh muridnya. 5. Yesus di hadap mahkamah agama Malam itu dipenuhi dengan canda dan tawa untuk mempermalukan Anak Allah. Dia muncul di hadapan imam besar, yang telah menilai Dia bersalah sebelum dia ditangkap. Setelah menginterogasi Yesus, Herodes mengembalikan Yesus kepada hakim Romawi. Sebelum Dia disalibkan Yesus dicambuk dengan sangat brutal. 6. Penyaliban Penyaliban dibenci oleh warga Romawi. Tentara Romawi telah belajar dari Fenisia cara yang sangat sadis dan menyakitkan untuk mengeksekusi penjahat, ingat Yesus tidak melakukan apa-apa kesalahan. Kata "salib" akan mengundang trauma pada orang romawi yang pernah menyaksikan peristiwa ini. Penyaliban biasanya dimulai dengan pemukulan. Seorang pria akan dicambuk dengan cambuk yang memiliki potongan logam, tulang, atau batu di ujung setiap talinya. Anda bisa bayangkan bagaimana Yesus menanggungNya diatas kayu salib buat anda dan saya? Yesus memikul salib beratnya kira-kira 136 kilogram diatas pundakNya dan lebih parah lagi, lengan dan tangan Yesus diikat ke palang. Jadi, dia tidak mungkin berjalan setengah mil ke Golgota tanpa jatuh karena jalannya yang tidak rata dan kasar dengan kaki telanjang Yesus berjalan sambil memikul salib sekitar empat kilometer. Manusia biasa harus memikul berat 136 kilo, jatuh beberapa kali dan berjalan 4 kilometer tidak mungkin sanggup dan menurut perkiraan saya manusia biasa bisa mati di tengah jalan tetapi beda dengan Yesus. Kalau Yesus sanggup lakukan semuanya itu hanya untuk anda dan saya apakah sukar untuk kita melakukan dan melayani Dia dengan sungguh-sungguh? Mari setiap kita renungan karya Yesus dikayu salib jauh lebih parah dari apa yang anda sedang alami hari-hari ini. Renungan harian mattgsingh 15 April 2022.
IT IS DONE content media
2
0
29
Komuniti Digital
Rising Star
Rising Star
Sep 14, 2021
In Doa dan Puasa NECF 2021
Bacaan Alkitab Hari Ini : 2 Tawarikh 27-36 Rabu, 15 Sep 2021 Raja Hizkia dipuji sebagai orang yang “benar di mata Tuhan” (2 Taw 29: 1-12). Pada tahun keempat pemerintahannya, Sanherib dari Asyur menyerbu Israel dan kemudian mereka ditawan dan dibawa ke pembuangan. Sanherib mengancam Yerusalem sehingga Hizkia harus membayar wang tebusan kepada orang Asyur daripada perbendaharaan bait suci. Ejekan terus meningkat, dan Hizkia digoncangkan. Dia meletakkan surat-surat itu di hadapan Tuhan di bait suci dan meminta Dia untuk campur tangan bagi kemuliaan-Nya. Yesaya membawa firman Tuhan kepada Hizkia, mengatakan kepadanya bahawa Tuhan telah mendengar doanya, dan bahawa Yehuda akan selamat, dan tidak ada satu anak panah pun yang akan dilepaskan ke arah Yerusalem (2 Taw. 32: 20-23). Jadi 185,000 orang tentera Asyur mati! Sanherib kembali ke Niniwe di mana dia dibunuh oleh dua anaknya. Berdiam dalam Roh Kudus adalah sikap untuk menghadap Tuhan dalam kerendahan hati dan putus asa agar Tuhan campur tangan ketika menghadapi krisis. Oleh kerana Raja Hizkia dan nabi Yesaya berdoa dan berseru kepada syurga (2 Tawarikh 32:20), Tuhan campur tangan, dan orang Asyur dibunuh oleh para malaikat dan Sanherib terbunuh! KomenluarbiasaDrJohnMulindemengenai tujuan korporat Tuhan menegaskan, “Ketika ada gerakan Tuhan ke atas tanah, ada gerakan balas di negeri itu oleh kerajaan kegelapan. jika anda tetap berada di jalur, Tuhan akan memberitahu anda bahawa anda tidak dapat membuat sendiri dan menghasilkan sendiri. Ketika orang-orang Kristian ini, sedang berbincang untuk mengumpulkan sumber, Tuhan mulai melepaskan Roh Kudus dalam gelombang, baik di dunia “tidak beradab” dan di dunia barat. “ Doa Hari Ini : Ambil 10 minit untuk berdiam di hadapan Tuhan. Matikan semua suara daripada berita, nubuat, tanda dan keajaiban, dan rakan-rakan. Suara Tuhan lemah lembut. Diamlah dan akui siapa Dia. Jangan terburu-buru. Cuma ucapkan terima kasih dan tanyakan perubahan kecil apakah yang perlu anda lakukan? Berdoa agar program yang dilaksanakan oleh TalentCorp di bawah Jabatan Perdana Menteri (contohnya Program Kepulangan Pakar (Returning Expert Program, REP), Bakat Global Malaysia (The Malaysia Global Talent, MGT) dan Senarai Pekerjaan Kritikal (Critical Occupation List, COL), dll.) akan mewakili kekurangan yang ada dalam industri utama dan membantu memacu strategi kemahiran negara kita. Berdoa untuk suku Semelai (penduduk asal) di mana kampung-kampung mereka berada di sepanjang kawasan tanah lembap di sekitar Tasik Bera, Pahang, agar usaha mereka dalam mengembangkan ekopelancongan berjaya dan membantu mewujudkan lebih banyak pekerjaan dan perniagaan bagi mereka.
NECF 40 Hari Doa & Puasa (Hari 40) : Bersendirian pada Saat Krisis content media
3
0
21
Komuniti Digital
Rising Star
Rising Star
Sep 13, 2021
In Doa dan Puasa NECF 2021
Bacaan Alkitab Hari Ini : 2 Tawarikh 17-26 Selasa, 14 Sep 2021 Yosafat adalah raja kedua Yehuda yang baik. Dia berjuang memerangi kemasukan penyembahan Baal di Yehuda dan mengutus orang Lewi dalam misi bergerak untuk menyampaikan Hukum Tuhan kepada semua orang. Imannya sendiri bersinar ketika Yehuda diserang oleh musuh. Dia membangunkan pasukan yang kuat dan mengukuhkan banyak kota. Dia juga menghidupkan kembali sistem hukum atau pengadilan agar sesuai dengan yang ditetapkan dalam Hukum Musa (Ulangan16:18). Tetapi ada “titik buta” dalam dirinya. Dia membuat persekutuan dengan Israel, tidak ada yang berhasil. Malah dia menikahkan anaknya, Yoram, dengan Atalya, salah seorang anak perempuan Ahab, yang sama jahatnya dengan ibunya, Izebel (2 Raja-raja 8: 16-19). Nilai-nilai teras kita menentukan siapa kita. Nilai-nilai ini memberitahu kita mengapa kita melakukan apa yang kita lakukan. Nilai- nilai kita adalah alasan untuk pilihan yang kita buat, teman yang kita pilih, gaya hidup yang kita amalkan dan harta benda yang kita sayang. Raja Yosafat memulai dengan baik dengan niat yang jelas, tetapi dia menjadi lalai dan mengizinkan “titik buta” terjadi ketika dia memerintah kemudian dalam hidupnya. Ada kemungkinan kita jatuh ke dalam “titik buta” kehidupan kita jika kita tidak berhati- hati dan gagal konsisten di mezbah doa harian kita. Berdiam adalah selaras dengan nilai teras kita. Nilai-nilai inti dari mengasihi Tuhan, mengenal Dia, dan mencari keadilan dan kebenaran adalah perisai terhadap godaan harian kita. Roh Kudus akan mengingatkan kita kepada “titik buta” kehidupan yang tercantum dalam 1 Yohanes 2:16. Doa Hari Ini : Ambil 10 minit untuk berdiam di hadapan Tuhan. Izinkan fikiran anda fokus untuk menikmati hadirat-Nya. Sekiranya boleh, mainkan muzik lagu penyembahan dengan lembut. Tuliskan di buku catatan peribadi anda apa saja yang dibawa oleh Roh Kudus ke dalam fikiran anda. Carilah titik buta dan bersyukur kepada Tuhan kerana telah mengungkapkannya kepada anda. Berdoa agar Agensi Pengurusan Bencana Negara (NADMA) akan hasilkan rancangan yang konkrit untuk membantu mengatasi bencana banjir yang selalu menimbulkan ancaman kepada kawasan-kawasan yang terjejas semasa musim hujan, terutamanya di negeri-negeri Pantai Timur. Berdoa untuk suku kecil Utik di mana sebahagian besarnya tinggal di Sungai Rajom Hulu dan Tatau, Baleh, Sarawak, agar mereka belajar kemahiran hidup yang baru untuk mengatasi perubahan persekitaran, dan agar mereka dijamah oleh Berita Baik tentang Yesus Kristus.
NECF 40 Hari Doa & Puasa (Hari 39) : Titik Buta content media
3
0
29
Komuniti Digital
Rising Star
Rising Star
Sep 12, 2021
In Doa dan Puasa NECF 2021
Bacaan Alkitab Hari Ini : 2 Tawarikh 7-16 Isnin, 13 Sep 2021 Tabut itu dibina pada zaman Musa dan merupakan fokus sejarah hadirat Tuhan dengan umat-Nya. Dengan tabut di tempatnya di Bait Suci, kemuliaan Tuhan kelihatan memenuhinya. Salomo menceritakan kepada orang ramai bagaimana dia menyelesaikan pembinaan Bait Suci yang Tuhan katakan kepada Daud bahawa anaknya iaitu Salomo akan membinanya. Doa penyembahan Salomo menegaskan siapa itu Tuhan, dan dia mendasari permintaannya pada dasar yang dibuat dan prinsip-prinsip yang ditetapkan dalam hukum tertulis. Dia mengakhiri doanya dengan memberkati umat Israel, dan panggilan untuk berkomitmen. Salomo menasihati mereka, “dan hendaklah kamu berpaut kepada TUHAN, Allah kita, dengan sepenuh hatimu dan dengan hidup menurut segala ketetapan-Nya dan dengan tetap mengikuti segala perintah-Nya seperti pada hari ini. ” (1 Raja-raja 8:61). Tuhan memberitahu raja muda ini bahawa doanya telah didengar (2 Tawarikh 7: 11- 22). Tuhan telah menahbiskan Bait Suci oleh hadirat-Nya, dan Salomo dinasihati untuk berjalan di hadapan-Nya dengan tulus hati dan benar (9:4). Tuhan juga memperingatkan kita hari ini. Berdiam di hadirat Tuhan bererti penyerahan total kepada-Nya dan mengembangkan karakter kita untuk menghasilkan buah Roh Kudus untuk orang yang mencapai tujuan Tuhan. Apakah misi saya di bumi? Salomo memanggil umatnya untuk membuat komitmen penuh dan menjalani gaya hidup sesuai dengan ajaran Tuhan. Dr John Mulinde menyimpulkan tujuan Tuhan dan berkata, "Ini ialah tujuan Sang Pencipta menciptakan saya, jalan yang terungkap untuk memenuhi tujuan itu dari awal hidup saya sampai akhir, bahkan sampai keabadian.” Doa Hari Ini : Ambil masa untuk berjalan-jalan di “Taman” (kejiranan) anda. Carilah tempat duduk yang sunyi dan duduklah di sana untuk menikmati ciptaan Tuhan. Kemudian mintalah kepada Tuhan dalam doa untuk menunjukkan panggilan dan tujuan anda di bumi. Berdoa untuk ramai pekerja domestik yang menerima layanan yang tidak adil (pasport dirampas, gaji ditahan, komunikasi tidak diizinkan dengan keluarga mereka, kekejaman, kekerasan, tidak ada hari cuti diberikan, dll.) daripada majikan mereka, agar Tuhan memberikan keadilan kepada mereka dan agar majikan mereka akan menghargai sumbangan mereka. Berdoa untuk suku Tring di Sarawak agar mereka menemui Tuhan melalui mimpi dan penglihatan, dan supaya hidup mereka tidak akan sama lagi dengan pertemuan dengan Tuhan.
NECF 40 Hari Doa & Puasa (Hari 38) : Hadirat Memenuhi content media
4
0
24
Komuniti Digital
Rising Star
Rising Star
Sep 12, 2021
In Bayu Pengharapan
Renungan: Mazmur 46:1-4 Tuhan semesta alam menyertai kita, kota benteng kita ialah Allah Yakub.Sela. (ayat 8) Yosua baru berumur lapan tahun namun dia sudah mengalami kepahitan hidup. Dia sering bermuka muram dan tergelincir dalam perasaan sedih. Kadangkala kepal kecilnya mengeras apabila teringat akan masalah ibu bapanya yang menimbulkan kekusutan rumahtangga. Kakaknya juga tahu emak mereka sering menangis dan sudah beberapa kali masakan mereka terhangus kerana akhir-akhir ini ibunya kurang berfokus dan berdepresi. Mereka memahami bahawa perasaan emak mereka semakin runcing setelah berperang mulut dengan ayah mereka. Kini bapa Yosua jarang berada di rumah dan sering beralasan bahawa pekerjaan di pejabat bertumpuk-tumpuk. Apakah yang sebenarnya terjadi kepada bapa Yosua? Sejak dia berkenalan dengan setiausaha baru, dia mulai berselisihan faham dengan emak Yosua. Susie yang bersusuk mungil pandai mengaut hati dengan penampilan yang mesra dan pakaian yang jarang. Bapa Yosua sudah beralih hati kepada Susie yang sudi memberi yang terbaik untuk menghibur hatinya. Di keheningan biliknya, Yosua bersumpah dia tidak akan ikut jejak langkah bapanya yang curang itu setelah dia menumbuk tembok dengan buku lima yang mengeras.Yosua berasa seakan-akan bentengnya roboh apabila bapanya berkata dia terpaksa membangun hidup yang baru. “Sayang, pasti suatu hari apabila awak dewasa, awak akan memahami kenapa emakmu dan aku harus berpisah demi masa depan yang lebih baik.” Yang paling pahit lagi, Yosua menolong ayah mengangkat kopernya ke keretanya serta melambaikan sayonara kepada bapa yang tiada bertulang itu. Banyak benteng duniawi kita atau orang yang kita harapkan dalam kehidupan kita mungkin akan roboh pada suatu hari kerana manusia sering berubah. Kalau kita hanya bersandar pada kasih Tuhan, kita tidak akan roboh kalau benteng duniawi kita roboh. Biarpun air berbuih dan gunung-ganang bergoyang oleh gelora semasa, kota benteng orang yang beriman kepada Tuhan tidak bergoyah. Dialah gunung batu kita yang teguh. “Pada Allah ada keselamatanku dan kemuliaanku, gunung batu kekuatanku, tempat perlindunganku ialah Allah.” (Mazmur 62:8) Tuhan memahami perasaanmu pada saat ini kerana Tuhan Yesus pun pernah dihina dan ditolak orang, dia penuh dengan kesengsaraan dan banyak menerima penderitaan serta pukulan. ( Yesaya 53:3) Doa: Tuhan, sekalipun benteng yang kusandarkan roboh, ajari aku bersandar pada gunung batuku.
Tuhan Bentengku content media
2
0
6
Komuniti Digital
Rising Star
Rising Star
Sep 11, 2021
In Doa dan Puasa NECF 2021
Bacaan Alkitab Hari Ini : 1 Tawarikh 26-29, 2 Tawarikh 1-6 Ahad, 12 Sep 2021 Sepanjanghampirlapandekadpemerintahan Daud dan Salomo, kekuasaan besar dunia yang biasanya menguasai Palestin berada dalam kemunduran. Mesir di selatan dan kerajaan Het di utara telah dimusnahkan dengan teruknya oleh Orang Laut, di mana orang-orang Palestin adalah salah satu cawangannya. Asyur lemah, dan Babel belum berkembang. Daud meninggalkan Salomo satu angkatan tentera yang kuat dan berkuasa yang tidak aktif dalam perkhidmatan. Dia mengembangkan hubungan perdagangan yang erat dengan orang Fenisia di Tirus dan membangun jaringan perjanjian dengan negara-negara di sekitarnya. Israel menjadi makmur semasa kekuatan dunia dikalahkan. Setelah kematian Daud, Salomo menjadi raja. Salomo menunjukkan kasihnya kepada Tuhan, pertama dengan ketaatan, dan kedua dengan penyembahannya. Tuhan menampakkan diri kepadanya dan memberitahu dia untuk meminta apa pun yang dia inginkan. Salomo hanyameminta agar janji Tuhan kepada Daud ditepati dan supaya dia diberi hikmat untuk “memimpin umat-Nya yang ramai,” dan untuk membezakan antara yang benar dan yang salah. Permintaan ini menyenangkan hati Tuhan. Raja Salomo dijanjikan kebijaksanaan dan juga akan diberi kekayaan dan kehormatan. Dengan berdiam dan beristirahat di hadirat- Nya melancarkan kuasa Tuhan untuk pelayanan. Tuhan menciptakan kita pada dasarnya sebagai makhluk rohani dan jasmani. Meskipun benar bahawa kita berhubung dengan dunia fizikal sebagai makhluk jasmani, kesedaran utama kita ialah pembentukan asas kita sebagai makhluk rohani. Salomo tidak meminta kekayaan atau kehormatan atau nyawa musuhnya, ataupun meminta umur panjang. Sebaliknya, dia meminta hikmat dan pengetahuan agar dia dapat mengadili umat Tuhan. Tuhan sudah tentu akan memenuhi permintaannya. Doa Hari Ini : Carilah tempat yang tenang di rumah anda atau di luar taman dan tetap tenang untuk merenungkan doa Salomo. Berdoalah agar anda mengenal Tuhan lebih lagi untuk memantapkan pelayanan atau panggilan anda. Berdoa agar kerajaan kita menggunakan kebijaksanaan dan pengertian dalam memerangi pandemik dan pembelian serta pengedaran vaksinnya. Berdoa agar pekerjaan penginjilan di kalangan suku Penan-Nibong di Sarawak akan berkesan, dan agar masyarakat Penan-Nibong akan menemukan penghiburan dan kekuatan dalam ketidaktentuan mereka ketika mereka menghadapi gangguan ekonomi dan sosial.
NECF 40 Hari Doa & Puasa (Hari 37) : Gerhana Kekuatan Dunia content media
3
0
27
Komuniti Digital
Rising Star
Rising Star
Sep 10, 2021
In Doa dan Puasa NECF 2021
Bacaan Alkitab Hari Ini : 1 Tawarikh 16-25 Sabtu, 11 Sep 2021 Tema daripada segmen terakhir dari 40 Hari Doa dan Puasa adalah “Beristirahat dalam Tuhan”. Sekarang, kita berusaha untuk merenungkan apa saja cara yang praktikal untuk berdiam diri. 1 dan 2 Tawarikh menceritakan kisah monarki daripada masa pemerintahan Daud hingga perpecahan bangsa Israel menjadi dua buah negara yang bersaing. Bagaimanakah kita mengenal Tuhan dan berdiam seperti yang kita belajar daripada kehidupan raja-raja? Bagi Daud, dia melakukannya kerana hatinya yang dipenuhi dengan pujian dalam hadirat Tuhan. Salah satu komponen Mezbah Doa kita ialah penyembahan. Semasa Daud membawa tabut Tuhan ke Yerusalem, dia dibawa ke dalam penyembahan. Berpakaian seperti penyembah yang lain, tanpa jubah bangsawan atau baju besi pahlawan, Daud menari dan memuji Tuhan di jalanan (1 Tawarikh 15:27-16:2). Isterinya, Mikhal, memandang hina, kelihatan seperti mencemuh Daud sebagai seorang fanatik agama. Tapi Daud tidak berfikir seperti pemerhati itu. Hatinya dipenuhi dengan pujian kepada Tuhannya. Tarian yang menggembirakan di hadapan Tuhan tidak dapat diabaikan; itu adalah sebahagian daripada penyembahan sepenuh hati. Tawarikh juga mencatat mazmur yang diberikan Daud kepada Asap, pemimpin penyembahan, pada hari tabut itu dibawa ke Yerusalem. Dalam kata-katanya, dia mengingati siapa itu Tuhan dan menceritakan apa yang Tuhan telah lakukan untuk Israel. Tema utamanya ialah kebaikan, kemuliaan, kebesaran, dan keagungan nama Tuhan. Pada saat anda menenangkan diri anda untuk menyembah Tuhan dan beristirahat di dalam Dia, renungkan Mazmur 96:1-13 dan lakukan hal berikut: - • Nyanyikan bagi Tuhan lagu baharu (nyanyikan dengan sukacita) • Renungkan Mazmur 96:1-13 Doa Hari Ini : Isytiharkan kemuliaan Tuhan di antara bangsa-bangsa, dan keajaiban-Nya di antara semua orang (Mazmur 96:3) dan berdoa untuk orang yang anda kasihi yang belum menerima Kristus sebagai Penyelamat dan Tuhan peribadi mereka. Berdoa untuk generasi muda Malaysia untuk memerangi masalah mementingkan diri sendiri dan sikap acuh tak acuh. Berdoa agar Tuhan menjadi pusat kehidupan mereka, dan agar mereka melihat dunia dengan perspektif yang saleh dan bukan kerana kepentingan diri sendiri. Berdoa untuk suku Lanoh di Gerik dan Lenggong agar mereka menemukan cara lain untuk hidup kerana kehabisan sumber-sumber hutan, dan agar orang-orang yang percaya kepada Kristus dimuridkan dengan baik di dalam Firman Tuhan.
NECF 40 Hari Doa & Puasa (Hari 36) : Sikap Menyembah Tuhan content media
3
0
29
Komuniti Digital
Rising Star
Rising Star
Sep 09, 2021
In Doa dan Puasa NECF 2021
Bacaan Alkitab Hari Ini : 1 Tawarikh 6-15 Jumaat, 10 Sep 2021 Sembilan bab yang pertama 1 Tawarikh adalah salasilah panjang yang bermula dari Adam sampai Daud. Semasa membacanya, kita melihat bagaimana tangan Tuhan menyusun sejarah manusia. Dia memilih bejana yang menyenangkan hati-Nya dan berguna untuk pelayanan-Nya. Kebanyakan daripada ratusan nama yang disebutkan dalam salasilah itu tidak kita kenal. Penampilan mereka tidak lama dan tidak pernah disebutkan lagi. Mereka tidak meninggalkan riak dalam perjalanan sejarah. Namun, beberapa adalah pahlawan dan penjahat yang kita kenal dan mereka meninggalkan jejak yang tidak dapat dihapuskan dalam sejarah. Ada orang yang memberontak melawan Tuhan, seperti Akhan dan Raja Saul, yang membawa pengakhiran yang buruk dan menyedihkan bagi diri mereka sendiri dan keluarga mereka. Di sisi lain, ada orang-orang yang menyenangkan Tuhan, seperti Musa dan Harun, Yosua dan Kaleb, Daud dan keluarganya serta orang- orangnya yang kuat, dan lain-lain lagi. Setelah menceritakan salasilahnya, penulis berpindah ke tema baru tentang penyebab kejatuhan kerajaan Saul dan kematiannya kerana ketidaksetiaannya kepada Tuhan dengan tidak berpegang kepada firman Tuhan atau mencari Dia, dan sebaliknya mendapatkan ahli tenung untuk bimbingan. Akibatnya, Tuhan memberikan kerajaan itu kepada Daud, anak Isai (1 Tawarikh 10:13- 14). Sebaliknya, Daud sangat menghargai hadirat Tuhan, dan dia mencari segala cara yang mungkin untuk membawa Tabut Tuhan kembali ke kota Daud sehingga dia dapat mencari Tuhan setiap saat. Daud sangat disenangi oleh Tuhan dan Tuhan berjanji dengan dia untuk mengatur dia memerintah atas rumah dan kerajaan-Nya untuk selama- lamanya, dan menjanjikan dia sebuah takhta yang akan dibangunkan selama-lamanya (1 Tawarikh 17:14). Perjanjian Baru memuji Daud sebagai orang yang menyenangkan hati Tuhan, dan orang yang mentaati kehendak Tuhan dalam segala hal untuk melayani tujuan-Nya (Kisah Para Rasul 13: 22,36). Doa Hari Ini : Tuhan mencari orang pada zaman ini yang menyenangkan hati-Nya dan bersedia dipakai oleh Dia untuk mengubah generasi ini. Berdoa agar kita, walaupun sebagai minoriti, bersedia menawarkan diri untuk bertindak sesuai dengan kehendak-Nya dalam generasi ini. Lebih dari 32,000 buah syarikat dan kedai tutup di antara Mac-Sept 2020, dan 70% daripadanya ialah perniagaan kecil. Berdoa agar rancangan dan subsidi kerajaan berkesan dan perniagaan kecil akan menemukan cara kreatif untuk mempertahankan perniagaan mereka. Berdoa untuk suku Mah Meri di Sungai Pelek & Pulau Carey, Selangor, dan mereka yang ada di Negeri Sembilan, Melaka dan Johor supaya membuka hati mereka kepada Yesus, terutamanya 5 buah kampung di sepanjang Sungai Klang yang mudah dilawati oleh orang luar melalui pelancongan.
NECF 40 Hari Doa & Puasa (Hari 35) : Bejana yang Menyenangkan
Hati Tuhan yang Mentaati Kehendak-Nya content media
4
0
14
Komuniti Digital
Rising Star
Rising Star
Sep 08, 2021
In Doa dan Puasa NECF 2021
Bacaan Alkitab Hari Ini : 2 Raja-raja 21-25, 1 Tawarikh 1-5 Khamis, 9 Sep 2021 Orang-orang Israel dan Yehuda menjadi tawanan di negeri asing kerana pemberontakan mereka yang terus-menerus. Itu membuktikan bahawa kemurkaan Tuhan ditimpakan ke atas mereka dan penghakiman-Nya wajar sepenuhnya. Namun, Tuhan menasihati umat-Nya untuk mengakui dosa-dosa mereka dan bertaubat, dan Dia berjanji kepada mereka bahawa mereka akan kembali ke tanah air mereka dari pembuangan. Tuhan telah menepati janji-Nya dengan setia kepada keluarga Daud, dan Dia menegaskan kepada mereka bahawa kerajaan Daud akan menjadi kerajaan kekal bagi umat pilihan-Nya. Tuhan murah hati kepada keturunan Daud kerana kasih-Nya kepada Daud. Meskipun beberapa anaknya jahat, dan dihukum kerana pelanggaran mereka terhadap perjanjian Tuhan, Tuhan tidak akan mencabut pemerintahan beraja dari keluarga Daud. Ada masa penting yang dicatat dalam kitab 2 Raja-raja di mana Yoyakhin raja terakhir Yehuda, meskipun dipenjarakan oleh orang Babel, dibebaskan dan menerima bantuan khusus sepanjang pembuangannya di Babel. Ini menandakan harapan bahawa Tuhan tidak berputus asa terhadap keluarga Daud (2 Raja-Raja 25:27-30). Janji Tuhan untuk kebangkitan semula takhta Daud akhirnya digenapi di dalam Kristus. Kristus adalah keturunan Daud, dan pewaris sah takhta kerana Dia telah memenuhi semua pensyaratan yang ditetapkan oleh Tuhan sebagai keturunan Daud. Setelah kebangkitan-Nya, Kristus bertakhta di syurga. Dia memimpin umat-Nya menuju berkat dan kemenangan, dan Dia akan memerintah sampai semua musuh-Nya dikalahkan. Tuhan Yesus Kristus adalah Raja kekal yang memerintah selama-lamanya, dan Dia akan memenuhi kehendak Tuhan dan janji-janji-Nya yang kekal dan tidak berubah pada akhirnya. Doa Hari Ini : Berdoa agar Tuhan setia menepati semua janji-Nya, kita akan bersyukur atas kasih-Nya yang tiada berkesudahan yang dicurahkan ke atas kita tanpa syarat kerana dengan iman, kita terus dilindungi oleh kuasa-Nya di dalam Kristus Yesus sampai datangnya keselamatan yang sudah siap untuk dinyatakan pada kali yang terakhir. Berdoa agar parti-parti politik menunaikan janji dalam apa pun janji yang mereka buat di depan umum dalam propaganda pilihan raya, supaya mereka tidak hanya akan pandai bermain dengan kata-kata tetapi juga dengan rajin menyusun rancangan dalam pembangunan negara. Berdoa untuk komuniti kecil Tonga yang tinggal di sempadan di antara Thailand dan Malaysia, agar mereka dapat mengejar kemajuan di bandar dengan bantuan pertubuhan bukan kerajaan serta orang Kristian yang melayani di kalangan mereka.
NECF 40 Hari Doa & Puasa (Hari 34) : Janji Tuhan yang Tidak Berubah content media
3
0
19
Komuniti Digital
Rising Star
Rising Star
Sep 07, 2021
In Doa dan Puasa NECF 2021
Firman Tuhan Hari Ini : 2 Raja-raja 11-20 Rabu, 8 Sep 2021 Kitab Raja-raja menggambarkan bangsa- bangsa yang berpecah daripada kerajaan selatan Yehuda dan kerajaan utara Israel, dan menyatakan perbezaan utama mereka. Politik Yehuda teguh di bawah pemerintahan 20 orang raja daripada salasilah keluarga yang sama selama lebih kurang tiga abad setengah, ketika takhta tetap kukuh dengan keturunan Daud. Sebaliknya, politik Israel bergejolak dengan raja dan dinasti yang sering digulingkan. Dalam sekitar 200 tahun sejarahnya, Israel telah berada di bawah pemerintahan 20 orang raja yang berasal dari sembilan buah keluarga yang berbeza. Semasa menyimpulkan sejarah kerajaan utara, penulis menunjukkan bahawa alasan utama kehancuran Israel oleh Kerajaan Asyur adalah kerana ketidaksetiaan mereka kepada Tuhan, di mana mereka melanggar perjanjian Tuhan dan menyembah tuhan- tuhan lain sesuai dengan adat istiadat dan hukum-hukum kafir. (2 Raja-Raja 17:7-23) Raja-raja Israel dari kerajaan utara melakukan kejahatan di mata Tuhan, kerana mereka berpegang kepada dosa- dosa Yerobeam bin Nebat (2 Raja-Raja 3:3; 10:29-31; 13:2; 14:24; 15:9,18,24,28; 17:9). Sebagai perbandingan, beberapa orang raja Yehuda memerintah dengan benar di mata Tuhan, namun mereka tidak memindahkan mezbah berhala, di mana orang-orang terus mempersembahkan korban dan membakar dupa kepada berhala (2 Raja-raja 12:3, 14:4, 15: 4,35; bab 16). Kira-kira 150 tahun setelah kehancuran kerajaan utara, kerajaan selatan juga dihancurkan oleh Babel, dan rakyatnya dibuang ke dalam perhambaan. Masalah sinkretisme (pencampuran aliran), iaitu menyembah Tuhan dan dewa-dewa pagan lainnya pada masa yang sama, adalah masalah yang sangat serius yang menyinggung Tuhan, penyembahan tuhan-tuhan palsu adalah penyebab utama kehancuran Israel dan Yehuda. Mari kita renungkan adakah Gereja saat ini juga mencampurkan ibadah kita dengan penyembahan berhala, pemikiran dan konsep duniawi yang telah melemahkan kerohanian kita? Ketidaktaatan ialah penyebab tidak diberkati, dan Tuhan menuntut ketaatan yang murni dan sepenuh hati dari Gereja. Doa Hari Ini : Berdoa melawan ibadah sinkretisme yang datang dengan cara yang licik di kalangan umat Tuhan. Doakan agar Roh Kudus menyedarkan kita dalam masalah kekudusan sesuai dengan Firman Tuhan, agar hati kita kembali kepada Dia dalam penyembahan yang sejati. Bertaubat bagi pihak negara dan bangsa kita, termasuk Gereja, atas dosa- dosa yang kita lakukan sebagai satu bangsa dalam penyembahan berhala dan penyembahan yang tidak murni. Berdoa agar hati bangsa berpaling daripada hasrat kita yang menyimpang yang enggan untuk mencari jalan kebenaran dan hidup. Berdoa untuk suku Sonsogon yang tersebar di sepanjang Sungai Magandai di Sabah, agar anak-anak mereka yang berada di sekolah berasrama mendapatkan rawatan jasmani dan mental yang baik, dan mereka akan mendengar Injil yang melayani keperluan batin mereka dan menyembuhkan luka mereka.
NECF 40 Hari Doa & Puasa (Hari 33) : Ketidaktaatan - Penyebab Tidak Diberkati content media
3
0
31
Komuniti Digital
Rising Star
Rising Star
Sep 06, 2021
In Doa dan Puasa NECF 2021
Bacaan Alkitab Hari Ini : 2 Raja-raja 1-10 Selsasa, 7 Sep 2021 Para nabi memainkan peranan utama dalam kerajaan Israel dan Yehuda, dan mereka dikurniakan dengan jabatan kenabian untuk menyampaikan firman dan pesanan Tuhan. Lazimnya, Tuhan berbicara melalui para nabi pada masa itu. Elia dan muridnya, Elisa, adalah dua orang nabi yang sangat dipakai oleh Tuhan. Juga disebutkan ialah nabi-nabi lain seperti Natan, Ahia, Semaya, Yesaya, dan Hulda, dan lain-lain lagi. Setiap kali para raja atau pemimpin mentaati perintah Tuhan yang diucapkan melalui para nabi, mereka menerima perkenanan Tuhan contohnya Raja Yosafat (2 Raja 3:11-27), Naaman (2 Raja pasal 5) dan Raja Israel (6:8-23). Namun, mereka akan dihakimi oleh Tuhan ketika mereka menolak untuk mentaati perintah-Nya, peristiwa yang dimaksudkan termasuk Raja Ahazia (2 Raja- raja 1), Raja Yoram, Raja Ahazia, Raja Ahab dan Ratu Izebel (2 Raja-Raja 9-10) . Para nabi akan mempertahankan kesetiaan mereka kepada Tuhan dengan sepenuh hati, menentang sebarang pakatan politik atau polisi yang mengancam untuk menghancurkan iman orang Israel terhadap Tuhan. Dengan ketaatan yang begitu ketat pada pensyaratan perjanjian suci Tuhan, para nabi sering menemukan diri mereka dalam kedudukan yang bertentangan dengan raja atau ratu. Sering kali, raja atau ratu tidak ragu-ragu untuk berkompromi dengan negara jiran (pagan) mereka dalam hal pendirian politik dan agama mereka, dengan itu melanggar kehendak Tuhan. Ketika negara kita dan dunia berdepan dengan pelbagai keadaan huru-hara dan ketidakpastian pada saat ini, apakah Gereja gagal memberikan suara kenabiannya dan menyampaikan mesej Tuhan kepada generasi ini? Atau yang lebih buruk lagi, adakah Gereja sudah kehilangan arah, dan sekarang sedang dipimpin oleh arus dunia dengan berkompromi tanpa penghujungnya, terumbang-ambing oleh ombak dan pasang surut dunia ini? Doa Hari Ini : Berdoa agar umat Tuhan setia dan jujur dalam menyampaikan Firman Tuhan dalam keupayaan masing-masing, dan mereka yang terlibat dalam pelayanan profetik, pengajaran dan pemberitaan menjadi anak-anak Tuhan yang berintegriti ketika mereka mengendalikan Firman Tuhan. Berdoa untuk sistem dan keseimbangan (check and balance) dalam badan perundangan Malaysia, Parlimen, agar berfungsi sesuai dengan rancangan ia ditubuhkan, dan pendapat yang membina dan positif akan dikemukakan dan dipertimbangkan untuk membantu mempengaruhi proses perundangan. Berdoa untuk Orang Kanaq yang terdapat terutamanya di Sungai Selangi, Kota Tinggi, Johor, dan Pahang, agar berita baik tentang keselamatan sampai kepada kelompok kecil ini, dan anak-anak mereka akan mendapatkan pendidikan yang sewajarnya agar mereka dapat bersaing di pasaran pekerjaan.
NECF 40 Hari Doa & Puasa (Hari 32) : Suara Profetik dari Suatu
Era content media
3
0
32
Komuniti Digital
Rising Star
Rising Star
Sep 06, 2021
In Bayu Pengharapan
Renungan: Mazmur 32 Sebab siang malam tangan-Mu menekan aku dengan berat, sumsumku menjadi kering, seperti oleh teriknya musim panas.Sela. (ayat 4) Tanpa displin dan kesedaran terhadap hajaran-Nya, kita mungkin lebih menderita dalam kehidupan kerana kita tersesat lagi serta menerima kepahitan. Ibu bapa yang mengasihi anak mereka akan merotan mereka apabila mereka berkelakuan jahat. Ibu bapa yang mengamalkan demokrasi tuntas akan melemahkan moral anak mereka. Sebaliknya, ibu bapa yang bersikap autoritatif mungkin menghasilkan anak yang suka memberontak. Tangan Tuhan diibaratkan tangan seorang bapa yang mendisplin anak- anaknya yang tersayang. Daud telah berdosa terhadap Tuhan dan selama dia berdiam diri, tulang- tulangnya menjadi lesu kerana dia mengeluh sepanjang sehari. Selain itu, sumsum tulang menjadi kering kerana dia berasa tangan Tuhan menekan dirinya. Hanya orang yang peka kepada tangan Tuhan akan mengeluh dan menyesali dosa mereka. Bagi mereka yang bangga akan dosa mereka, pertaubatan tidak mungkin akan berlaku. Daud menasihati orang yang bangga akan dosa dan enggan mengakui tangan Tuhan dengan nasihat ini, “Janganlah seperti kuda dan bagal yang tidak berakal, yang kegarangannya harus dikendalikan dengan tali les dan kekang, kalau tidak ia tidak akan mendekati engkau. Sela.” (ayat 9). Biarlah kita berdoa, “Dosaku kuberitahu kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: Aku akan mengaku kepada Tuhan pelanggaran- pelanggaranku, dan Engkau mengampuni kesalahan kerana dosaku.” (ayat 5). Setelah bertaubat, Daud dapat bersorak sorai semula dalam kejayaan kerana tangan Tuhan yang berat digantikan dengan tangan yang mendukung dia dalam kelembutan semula. Oh, sucikan pialaku dari dosaku Aku mengaku dosa dan pelanggaranku Kuatkan tulang-tulangku yang lesu Penuhi sumsumku dengan kasih-Mu Berilah sinar cahaya dan pengampunan-Mu Agar aku mengenal Engkau dan firman-Mu Aku ingin bertumbuh dalam kemuliaan-Mu Aku tidak akan mengikut jalan sendiri lagi Doa: Tuhan, ajari aku bertaubat dan menurut bimbingan-Mu apabila tangan-Mu mendisplin aku agar aku tidak serong lagi.
Tangan Tuhan Yang Mendisplin content media
3
0
5
Komuniti Digital
Rising Star
Rising Star
Sep 05, 2021
In Doa dan Puasa NECF 2021
Bacaan Alkitab Hari Ini : 1 Raja-raja 11-22 Isnin, 6 Sep 2021 Dalam membaca kitab Raja-raja, seseorang dapat rasa menonton beberapa siri drama istana kuno di mana jalan ceritanya berulang- ulang dan penuh dengan kebangkitan dan kejatuhan dinasti yang seterusnya. Daud adalah seorang yang menyenangkan Tuhan dan dibesarkan untuk menggantikan Raja Saul. Meskipun Daud menjalani kehidupan yang tidak sempurna, dia adalah teladan yang saleh untuk generasi yang akan datang. Pada awalnya, Salomo berkenan kepada Tuhan ketika dia mengikuti teladan ayahnya. Seterusnya ketika Salomo berpaling dan mengikuti tuhan-tuhan lain, dia membangkitkan murka Tuhan. Sebagaimana Salomo disukai Tuhan kerana Daud, Rehabeam tidak disukai Tuhan kerana ayahnya Salomo (1 Raja-raja 11:10-13). Meskipun pada prinsipnya, generasi penerus tidak perlu bertanggungjawab atas kesalahan generasi sebelumnya, namun cukup jelas di sini bahawa generasi sebelumnya memberi pengaruh ke atas generasi seterusnya dengan akibat yang teruk. Kita telah memperhatikan bahawa perbuatan raja-raja, baik dari Yehuda atau Israel, mempengaruhi kebangkitan atau kejatuhan negara mereka. Selain itu, pengaruh yang diberikan oleh raja-raja ini kepada mereka yang akan datang kemudian dapat dikesan balik secara langsung atau tidak langsung daripada latar belakang keluarga mereka sendiri. Ungkapan bahasa Cina untuk “bangsa” terdiri daripada dua karakter yang secara harfiah dikenal sebagai “rumah-bangsa” (guojia). Adakah “bangsa” mendahului “rumah” atau sebaliknya? Sejujurnya, kedua-duanya adalah unsur pelengkap kerana mereka selalu wujud bersama. Dalam kitab Raja-raja, cara generasi penerus menanggapi perintah-perintah Tuhan - baik dalam ketaatan atau ketidaktaatan - banyak berkaitan dengan pengaruh yang berasal daripada latar belakang keluarga mereka. Hal ini berlaku untuk raja-raja dan anak lelaki kepada seorang janda di Sarfat - yang menerima bekalan ilahi dan kemudian dibangkitkan dari kematiannya kerana kepercayaan ibunya pada janji-janji Tuhan (1 Raja-raja 17:7-24). Dengan demikian, ikatan dan warisan yang menghubungkan generasi sebelumnya dan seterusnya (agak mirip dengan hubungan ayah-anak, baik secara jasmani atau rohani) adalah yang paling penting jika kita ingin menghormati dan mentaati Firman Tuhan dari generasi ke generasi. Doa Hari Ini : Berdoa agar anak-anak Tuhan dalam keluarga, sekolah, gereja dan organisasi supaya hidup dan berjalan sesuai teladan dan serupa dengan Kristus, memimpin dan membimbing orang muda dalam hidup dan kebenaran, dan juga agar keselamatan-Nya sampai ke hujung bumi. Kadar perceraian di Malaysia meningkat 12% dibandingkan di antara 2018 dan 2019 sedangkan kadar perkahwinan turun 1.2%. Berdoa untuk kestabilan dalam struktur keluarga, dan melawan rancangan musuh yang berusaha menghancurkan perkahwinan dan unit keluarga. Berdoa untuk suku Che Wong (Siwang) yang ramai terdapat di Raub, Pahang, dan beberapa tempat di Johor, Perak dan Selangor, agar rancangan kerajaan yang dapat membantu memperbaiki masalah kemiskinan, kekurangan berat badan dan kekurangan zat makanan, dan mereka akan menyedari Yesus Kristus sebagai roti hidup mereka.
NECF 40 Hari Doa & Puasa (Hari 31) : Warisan untuk Generasi content media
2
0
12
Komuniti Digital
Rising Star
Rising Star
Sep 04, 2021
In Doa dan Puasa NECF 2021
Bacaan Alkitab Hari Ini : 1 Raja-raja 1-10 Ahad, 5 Sep 2021 Bagaimana seseorang meninggal dunia menunjukkan banyak hal tentang bagaimana dia hidup. Perhatikan kata-kata terakhir yang dikatakan Daud kepada Salomo: “Aku ini akan menempuh jalan segala yang fana, maka kuatkanlah hatimu dan berlakulah seperti laki-laki.” (1 Raja-raja 2: 2). Apa yang diperlukan untuk menjadi seorang peribadi dalam persepsi Daud? Kenaikan Salomo menjadi raja jika dibandingkan dengan ayahnya, Daud, berbeza sama sekali. Kerajaan Salomo datang di atas pinggan perak. Dia tidak pernah berjuang atau berperang untuk menjadi raja dan tidak tahu apa-apa tentang perjuangan yang dilalui oleh Daud. Kata-kata terakhir dari Daud penting kerana dia mengingatkan Salomo bahawa janji- janji Tuhan adalah sumber jaminan dan kekuatan (2:4). Orang yang tahu bagaimana “mempercayai dan mentaati” yakin bahawa Tuhan akan proaktif dalam urusannya dan terlibat dalam hidupnya. Akhirnya, untuk menegakkan keadilan memerlukan tanggungjawab untuk menunjukkan kebaikan kepada mereka yang layak menerimanya (2:7). Salomo menyedari apa yang dia hadapi dalam memenuhi keinginan ayahnya. Dia perlu mencari lautan kebenaran yang besar ketika dia mencari kebijaksanaan dari Tuhan. Inti dari doanya dalam 3:9, “Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat- Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?” Salomo tahu keterbatasannya dan ke mana dia harus bawa kekurangannya. Dia berpaling kepada Dia yang di dalam-Nya semua pengetahuan ditemukan, sumber semua kebijaksanaan. Kerendahan hati ialah pendekatan yang tepat, tetapi yang terpenting kata-kata terakhir ayahnya Daud, “...kuatkanlah hatimu dan berlakulah seperti laki-laki” harus pandang serius. Apakah Daud akhirnya meninggalkan warisan yang luar biasa? Ya, dia melakukannya sampai pada titik ketika dia menyerahkan pemerintahan kepada Salomo. Meskipun Daud ditolak (sampai tahap tertentu) oleh saudara-saudaranya ketika dia masih muda, dia belajar untuk melayani Tuhan dengan setia dalam hal-hal yang sangat kecil dan, kerana dia mengenal Tuhannya, dia mampu selaraskan dan membiarkan Tuhan bekerja melalui hidupnya. Doa Hari Ini : Berdoa agar kita terus melangkah dan mengetahui hadirat Tuhan dalam hidup kita, dan kita akan mempunyai seseorang yang mengawasi kita untuk memastikan supaya kita tidak keluar daripada jalur Tuhan. Berdoa agar sistem pendidikan Malaysia dapat menolong anak-anak kita berkembang secara holistik, bukan hanya memfokuskan kepada pembelajaran akademik dan latihan kemahiran mereka tetapi juga mementingkan perkembangan watak dan aspek kesihatan sosial dan hubungan. Berdoa untuk pelayanan pemuda-pemudi dan anak-anak di kalangan suku Mendriq di Gua Musang, agar nilai-nilai dan perspektif Kerajaan Tuhan yang tepat akan ditanamkan dalam kehidupan generasi muda agar mereka dapat bertumbuh.
NECF 40 Hari Doa & Puasa (Hari 30) : Kata-kata Terakhir yang
Penting content media
2
0
14

Komuniti Digital

Admin
Rising Star
+4
More actions
bottom of page