top of page

Dia Membentuk Hati

Aug 21
2 min read

Ciri-ciri Kerendahan Hati - Hari 15

Mazmur 105:17-19


17 diutus-Nyalah seorang mendahului mereka: Yusuf, yang dijual menjadi budak.

18 Mereka mengimpit kakinya dengan belenggu, lehernya masuk ke dalam besi,

19 sampai saat firman-Nya sudah genap, dan janji TUHAN membenarkannya.


Kejadian 37:5-8


5 Pada suatu kali bermimpilah Yusuf, lalu mimpinya itu diceritakannya kepada saudara-saudaranya; sebab itulah mereka lebih benci lagi kepadanya.

6 Karena katanya kepada mereka: “Coba dengarkan mimpi yang kumimpikan ini:

7 Tampak kita sedang di ladang mengikat berkas-berkas gandum, lalu bangkitlah berkasku dan tegak berdiri; kemudian datanglah berkas-berkas kamu sekalian mengelilingi dan sujud menyembah kepada berkasku itu.”

8 Lalu saudara-saudaranya berkata kepadanya: “Apakah engkau ingin menjadi raja atas kami? Apakah engkau ingin berkuasa atas kami?” Jadi makin bencilah mereka kepadanya karena mimpinya dan karena perkataannya itu.


Kelmarin kita belajar bahawa Tuhan akan “menyelidiki hati dan menguji fikiran” (Yeremia 17:10a).


Satu contoh yang baik tentang hal ini terdapat dalam kehidupan Yusuf, yang kisahnya terdapat dalam Kejadian 37 dan 39-50. Menariknya, 12 bab - atau lebih dari 20% dari kitab Kejadian - didedikasikan untuk kehidupannya.


Sebahagian besar naratif ini berfokus kepada proses merendahkan diri yang harus dilalui Yusuf sebelum Tuhan dapat memakainya untuk memenuhi rencana dan destini ilahi-Nya.


Akhirnya, respons terakhir Yusuf terhadap pencubaan ini mengungkapkan keadaan sebenar hatinya. Lihat Kejadian 50:14-21.


Doa

Sebagai umat Tuhan, sering kali kita disalahfahamkan kerana melakukan perkara yang benar. Doakan perlindungan untuk mereka dan dorong mereka untuk memandang kepada Tuhan seperti apa yang diminta oleh Abraham dalam Kejadian 18:25, “ Masakan Hakim segenap bumi tidak menghukum dengan adil?”


Gereja

Berdoa agar Tuhan mempersiapkan generasi muda, yang mungkin mengatakan perkara yang salah dan belum sedar “tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.” (Kejadian 50:20).


Bangsa

Hari-hari yang sukar sedang menghampiri dan keputusan-keputusan negara yang diambil mungkin tidak menyenangkan. Berdoalah agar para pemimpin negara menutup institusi/ syarikat kerajaan yang melemahkan sumber daya kewangan negara.

Comments


bottom of page