top of page

Selidikilah Diri Kita Terlebih Dahulu

Mereka mula bertanya-tanya sesama sendiri siapakah antara mereka yang akan berbuat demikian. Lukas 22:23 AVB

 

Semua mutid Tuhan Yesus bersama-sama dengan-Nya untuk mengadakan jamuan Paskah terakhir. Sesudah makan, Dia mengambil cawan sambil berkata, “Cawan ini perjanjian baru dengan darah-Ku yang ditumpahkan bagimu. Tengoklah! Orang yang mengkhianati Aku ada bersama-sama di meja ini. Anak Manusia memanglah harus pergi seperti yang ditetapkan, tetapi malangnya orang yang mengkhianati-Nya!”

 

Setelah murid-murid Yesus mendengar kata-kata-Nya bahawa seorang daripada mereka akan mengkhianati-Nya, maka timbullah perasaan keliru dan takut dalam diri mereka sehingga mereka mencurigai satu sama lain. Mereka mula bertanya-tanya sesama sendiri siapa antara mereka yang akan tergamak berbuat demikian.

 

Mereka mula mempersoalkan hal itu dengan memeriksa diri mereka sendiri dan mempertanyakan diri mereka sendiri, “Siapakah antara 12 orang di sini yang berniat melakukan pengkhianatan terhadap Yesus?”. Pertanyaan yang timbul ialah “Mungkinkah dia pengkhianat?” dan “Akukah?”

 

Sebagai murid Yesus yang sejati, respons seseorang yang sungguh-sungguh mengikut Yesus terhadap sesuatu perkara adalah dengan menyelidiki hati diri sendiri terlebih dahulu, tanpa pergi meneka atau mencari orang yang melakukannya. Sebab tanggungjawab kita sebagai murid Yesus adalah untuk menjaga hubungan yang baik antara kita dengan-Nya.

 

Oleh itu, setiap kali kita mendengar sesuatu perkara yang timbul, kita perlu terlebih dahulu bertindak untuk memeriksa diri kita agar hati kita sesungguhnya bebas daripada segala hal yang dapat menghambatkan pekerjaan Allah dalam hidup peribadi kita.

 

Marilah kita memohon Allah untuk meneliti dan mengenal hati kita setiap hari. Jika Allah melihat ada kecenderungan durjana di dalam diri kita, berdoalah kepada Dia untuk memimpin kita ke jalan yang benar. 

 

Doa:

Ya Bapa yang di syurga, aku datang  memohon bimbingan-Mu ke atas hidupku. Selidikilah aku agar aku memiliki hubungan yang akrab dengan-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.


Pr Patrick Taie

Comments


bottom of page